Selain itu, Jokowi menuturkan, pemerintah juga terus gencar melakukan vaksinasi. Saat ini Indonesia masuk lima besar vaksinasi terbanyak di dunia. Sebanyak 288 juta dosis vaksin ke rakyat Indonesia. Dosis pertama telah mencapai 81 persen dan dosis kedua 56 persen.
“Dan 29 provinsi telah menyuntikan dosis pertama target di atas 70 persen. Ini perlu kita syukuri,” katanya.
Meski demikian, Presiden Jokowi meminta kepada masyarakat untuk tidak lengah dan mengendurkan kewaspadaan terhadap Covid-19. Pasalnya saat ini telah muncul varian Omicron. “Walaupun kita berhasil mengendalikan pandemi, namun kita harus tetap hati-hati, tetap harus waspada risiko pandemi karena adanya varian Omicron,” pungkasnya.






