KABUPATEN SUKABUMI — Meski belum memiliki ruangan secara khusus, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi menyatakan siap menampung caleg stres atau gila akibat kalah Pemilu 2019. Menurut Humas RSUD Sekarwangi Ramdansyah menuturkan, saat ini sebetulnya belum ada kebijakan soal itu, mungkin nanti pada bulan Maret pihak rumah sakit akan melakukan kajian dengan instansi terkait mulai Bawaslu dan KPU apakah dibutuhkan atau tidak.
“Intinya kalau ada caleg yang gila kita siap menampung, ada ruangan Poly kan disini. Dan sebetulnya kan rumah sakit tidak mengenal masa pemilu atau tidak, jika ada orang gila atau yang membutuhkan obat atau rawat jalan kita tampung, “jelas Ramdan saat dihubungi koran ini, kemarin (25/2).
Sementara untuk saat ini, belum memiliki ruangan khusus untuk pasien caleg yang stress karena pihak rumah sakit keterbatasan ruangan. Saat ini juga RSUD kesulitan dalam menampung pasien yang datang.
“Lihat saja UGD selalu penuh, kalau disiapkan secara khusus sih kan tidak. Tapi kalau ada pasien orang gila gara-gara pemilu kita siap tampung. Kan pasien orang gila bisa dilihat dari gejalanya dulu apakah dia gila berat atau ringan, kalau ringan bisa rawat jalan tidak harus menginap di Rumah Sakit, “jelasnya
Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa sejauh ini RSUD Sekarwangi juga melanyani orang gila. Ada sekitar 50 lebih yang melakukan pengobatan disini, jadi kita secara kesiapan RSUD pasti siap. “Gila itu berbagai macam, kalau sudah membahayakan orang lain bisa dirawat. Jika hanya murung dan lain-lain bisa dengan obat, seperti para pasien dari pasti rehabilitasi lainnya, “tukasnya. (hnd)




