Disamping koalisi Gerindra dan Hanura yang penuh kejutan, kata Asep, dirinya juga menyayangkan ketidak jelasan koalisi gotong royong yang diisi oleh PDI Perjuangan dan PKB yang sampai saat ini masih belum meninformasikan paket paslon yang bakal diusungnnya.
Padahal, koalisi ini dipediksi oleh masyarakat dan dirinya bakal lebih cepat mengkristal sebelum waktu pendafataran di KPU dibuka.
Sampai saat ini tidak jelas siapa pendamping Hanafie. Apa karna Golkar masuk pada koalisi gotong royong atau tidak. Padahal, jika Golkar masuk dengan mengajukan Ketuanya Jona Arizona untuk menjadi pendamping Hanafie semuanya selesai. Tapi, jika masuk tetap menjadi F1 itu bakal sangat alot dan bisa jadi kejutan lagi.
Seharusnya, saat ini semua Paslon itu sudah siap mengikuti tahapan Pilwalkot, bukan lagi mempersoalkan siapa F1 dan F2 nya.
“Waktu terus berjalan dan terus mepet, jangan sampai ada pernikahan yang dipaksakan,”tegasnya. (sep/hnd)





