Soalnya, lanjut Muraz mengatakan, selama dirinya memimpin Kota Sukabumi beserta dengan wakilnya Achmad Fahmi sudah banyak membuat pondasi tentang perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Dari mulai pendidikan, kesehatan serta pembangunan.
Maka dari itu, dirinya mengharapkan hal itu dapat dilanjutkan kedepan. “Ia begitu. Kepemimpinan kedepan tinggal melanjutkan saja,” katanya.
Muraz mengaku, keputusan dirinya untuk tidak mencalonkan kembali tersebut, lantaran ada kehawatiran tersendiri. Yakni, jika Mufakat jilid II jadi takut monoton.
Makanya, sekarang Faham yang harus maju. “Soalnya, sekarangkan Mufakat sudah bagus. Kalau kedua kalinya Mufakat takut jelek, makanya sekarang tinggal Faham yang harus kita dorong,” ujarnya. (sep/d)





