KPU Kabupaten Sukabumi Sebut, 99,24 Persen Pemilih Sudah Tercoklit

Petugas Pantarlih Kabupaten Sukabumi
Petugas Pantarlih saat tengah melakukan Coklit pemilih di salah satu rumah warga Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, menyebutkan proses pencocokan dan penelitian (Coklit) pemilih oleh petugas pemutakhiran daftar pemilih (Pantarlih) atau PPDP sampai Kamis, 11 Juli 2024 saat ini sudah mencapai 99,24 persen.

“Alhamdulillah, sejak petugas Pantarlih mulai bekerja 24 Juni hingga 11 Juli 2024 ini sudah mencapai 99,24 persen atau 1.961.132 pemilih yang sudah tercoklit, sisanya tinggal 0,76 persen lagi,” ujar Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM pada KPU Kabupaten Sukabumi, Rudini kepada radar sukabumi, Kamis (18/07).

Bacaan Lainnya

Masih kata Rudini, adapun jumlah atau data pemilih Kabupaten Sukabumi di perhelatan pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur dan Bupati – Wakil Bupati Sukabumi sebanyak 1.976.120 pemilih. “Jadi total pemilih yang belum tercoklit yaitu 14.988 pemilih lagi,” ujar Rudini.

Sementara itu, Koordinator Divisi Data dan Informasi pada KPU Kabupaten Sukabumi, Budi ArdiArdiansyah menambahkan, sejauh ini kinerja Pantarlih tidak ada kendala yang signifikan dan semua bisa teratasi dengan baik.

“Kalau kendala ada seperti aplikasi e coklit, karena smartphone atau handphonenya itu tidak support sistem, sinyalnya lemah karena ada beberapa pemilih yang berada di wilayah blankspot (akses internet buruk), kemudian
calon pemilih tidak dikenal,” ujar Budi.

Selain itu, sambung Budi dari sisi dokumen pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) atau belum lengkap. Termasuk pemetaan Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang perlu ada perbaikan.

“Kendala lainnya yaitu dokumen bukti otentik pemilih TMS yang belum lengkap, pemetaan TPS yang perlu ada perbaikan. Tetapi semua masih teratasi dan ada solusi. Mudah mudahan tidak ada kendala lain lagi, sehingga pada proses pemilihan dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *