Perusak APK Dikenakan Sanksi 2 Tahun Penjara

  • Whatsapp

BANDUNG-– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai tindak lanjuti pengrusakan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang terjadi dibeberapa daerah di Jawa Barat. Begitu yang disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Jawa Barat, Zaki Hilmi Sabtu (20/10).

Zaki menyampaikan, oknum yang melakukan pengrusakan APK akan dikenakan ancaman pidana selama 2 tahun dan denda maksimal 24 juta sesuai pasal 280 undang-undang 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.

Bacaan Lainnya

“Jadi ada ancaman pidana bagi para peserta kampanye, pelaksana kampanye yang melakukan perusakan Apk terancam sanksi pidana,” papar Zaki.

Terkait pengrusakan yang sudah terjadi, kata Zaki, sudah ditangani Bawaslu Kabupaten/Kota. “Namun sejauh ini belum terlalu signifikan,” ucap Zaki. Ia pun berharap seluruh pihak agar kondusif dan tidak melakukan perusakan APK.

Sementara, untuk upaya pengawasan kampanye kepada peserta pemilu dan pemasangan alat peraga kampanye (APK) kerap kali menjadi permasalahan.

Anggota Bawaslu Jabar Yulianto menuturkan, sejauh ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan KPU dan partai politik terkait APK yang harus sesuai dengan ketentuan, dan harus sepengetahuan KPU.

“Kita sudah mengingatkan kepada mereka bahwa desain harus sesuai, untuk desain yang dipasang tidak sesuai itu yang menjadi evaluasi, apakah itu desain memang tidak di serahkan kepada KPU, atau mungkin sudah diserahkan tapi belum disetujui, sehingga mereka mesang sendiri,” kata Yulianto kepada RMOLJabar (grup koran ini), Jum’at (19/10).

Ia mengatakan, jika memang tidak diserahkan desainnya, pihaknya akan melakukan tindakan dengan peringatan sampai pencabutan APK apabila peringatan tidak digubris.

“Kita sudah lakukan penertiban salah satunya di daerah Sukabumi, Kuningan, Majalengka,” ucapnya.Sanksi pelanggaran administrasi yang dilakukan akan direkomendasikan kepada KPU untuk tidak diikutsertakan ditahap selanjutnya.

 

(ald/aga)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *