SUKABUMI – Gerakan Rakyat resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Sukabumi, Selasa (3/2). Pendaftaran dilakukan oleh Ketua DPD Gerakan Rakyat Sukabumi, Faisal Bagindo bersama jajaran pengurus. Hadir pula Kepala Badan Kesbagpol Kota Sukabumi, Agus Wawan Gunawan, menerima kunjungan tersebut.
“Alhamdulillah, suatu tahapan penting telah kami lakukan,” kata Faisal kepada Radar Sukabumi, Selasa (3/2).
Faisal mengungkapkan, Bakesbangpol meminta surat pengantar untuk menjadikan Gerakan Rakyat jadi sebuah partai politik. Untuk proses tersebut, semua prasyarat yang dibutuhkan sudah tersedia dan lengkap. “Insya Allah, kita akan menunggu proses selanjutnya,” ujarnya.
Faisal menuturkan, Gerakan Rakyat telah bermetamorfosis dari perkumpulan atau komunitas menjadi sebuah partai politik yang dideklarasikan pada 18 Januari 2026 lalu. Menurut dia, hal ini sangat diapresiasi oleh semua jejaring relawan Anies Baswedan sebagai tokoh sentral Gerakan Rakyat.
“Hal ini guna memenuhi keinginan rakyat untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi. Karena memang sejak diawal, persisnya Februari 2022, perkumpulan Gerakan Rakyat dicita-citakan menjadi wadah pergerakan politis Anies Baswedan pada Pilpres 2029 nanti,” ujar mantan anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).
Dalam deklarasi Gerakan Rakyat menjadi partai politik, ulas Faisal lagi, Sahrin Hamid yang juga mantan Ketua Barisan Muda PAN diamanahi menjadi Ketua Umum Gerakan Rakyat periode 2026-2031. Partai yang mengusung warna oranye ini menjadi harapan rakyat untuk menjadi sebuah wadah aspirasi yang berbeda untuk membuat perubahan agar Indonesia menjadi lebih baik.
“Kita punya panca dharma Partai Gerakan Rakyat adalah prinsip karakter yang menjadi landasan perjuangan partai, yang terdiri dari: religius, nasionalis-kerakyatan, karsa kesatria, kasih sayang, serta integritas moral. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat,” pungkas Faisal. (izo)




