Oleh karena itu, adik dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf itu meminta pernyataannya tidak ditanggapi berlebihan meski dikait-kaitkan dengan politik Pilpres 2024.
“Santai saja menghadapi Pemilu ini. Kita riang gembira, kita hadapi perbedaan yang memang sudah jadi kodrat kita. Takdir kita ini semua kan berbeda-beda. Kita nikmati perbedaan ini,” ucapnya menyindir.
“Jangan tegang-tegang. Indonesia merayakan demokrasi ini dengan kegembiraan, dengan ketawa-tawa saja gitu loh. Serius boleh tapi jangan tegang,” demikian Yaqut. (*)






