Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi merupakan Kasal periode 2014-2018. Kemudian Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto merupakan Kasal periode 2005-2007.
Dan terakhir Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno ialah Kasal periode 2008-2009, serta pernah menjabat Menko Polhukam pada 2014-2015.
Tedjo juga sudah malang melintang dalam dunia politik. Di antaranya pernah menjadi petinggi Partai Nasdem dan Berkarya.
Alasan Siswanto mengusulkan nama-nama tersebut, karena meyakini pengaruh bekas petinggi TNI masih diperhitungkan dalam dunia politik. “Di kubu Ganjar kita lihat ada nama (Jenderal) Andika Perkasa, di kubu Prabowo, Prabowonya sendiri juga seorang jenderal. Bahkan di belakangnya juga ada Wiranto, Agum Gumelar dan SBY. Nah di kubu Amin juga perlu para jenderal untuk mengimbangi,” pungkasnya. (*)






