Setiap parpol seharusnya memang membangun sistem pendidikan kader yang menanamkan nilai-nilai antikorupsi.
“Kita tanamkan kepada diri kita dan segenap masyarakat kita sehingga menjadi karakter-karakter, individu-individu, yang baik. Karena kita ingin membangun budaya antikorupsi,” kata Firli.
Kata Firli, hal ini semakin penting dilakukan karena rakyat Indonesia memiliki musuh bersama termasuk korupsi. Selain korupsi, musuh bersama lainnya adalah kejahatan seperti terorisme serta narkoba.
“Bersama dengan musuh lainnya, baik bencana alam maupun non alam seperti Covid-19. Mari bangun kebersamaan sehingga kita bisa melewati krisis ini,” pungkas Firli.






