POLITIK

Bawaslu Kota Sukabumi Deklarasi Pemilu 2019 Bersih

×

Bawaslu Kota Sukabumi Deklarasi Pemilu 2019 Bersih

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI— Untuk mengatisipasi pelanggaran-pelanggaran pemilu 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi melakukan deklarasi pemilu bersih dan berintegritas.

Deklarasi ini di ikuti oleh sejumlah partai politik dan unsur pimpinan daerah Kota Sukabumi. ” Deklarasi ini salah satu ikhtiar pengawas pemilu untuk mengantisipasi pelangaran-pelanggaran pemilu,” ujar Ketua Bawaslu Kota Sukabumi, Ending Muhidin, kemarin (25/11).

Bank bjb Tandamata

Dalam kesempatan ini juga seluruh peserta partai politik dan juga unsur Muspida membubuhkan tanda tangan untuk menjaga pemilu bersih dan berintegritas.

Hanya saja peserta Pemilu yang hadir itu hanya 10 Parpol dari total 16 parpol. “memang ini kegiatan bukan sesuatu yang wajib. Meskipun keinginan kami semua partai hadir,” ujarnya.

Ending pun mewanti-wanti terjadinya pelanggaran yang memang sudah bukan persoalan yang baru dalam pemilu seperti halnya tentang pelanggaran money politik, hoax dan ujaran kebencian.

“Kita juga menjaga komitmen bersama untuk mengeleminir ataupun menghilangkan pelangaran-pelanggaran tersebut,” katanya.

Lanjutnya, Ending pun bercerita mengenai beratnya menjadi anggota Bawaslu. Hal itu terkait penegakan regulasi. “Jangankan salah, kami benar saja masih dipersalahkan. Tapi itulah tugas kami dalam mengawasi pemilu,” jelasnya.

Dengan adanya deklrasi ini semoga pesan bisa tersampaikan kepada masyarakat, terlebih adanya media massa yang ikut menyebarkan informasi kepada masyarakat. “Partai politik juga sebenarnya mempunyai tugas dalam memberikan pendidikan politik,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan saat ini budaya dan etika demokrasi masih belum meningkat.

Salah satunya di masyarakat Kota Sukabumi. “Ini yang menjadi tugas berat bagi Bawaslu untuk menciptakan pemilu bersih dan berintegritas,” ujarnya.

Fahmi berharap pemilu 2019 di Kota Sukabumi berjalan aman dan nyaman. Bahkan menjadi yang terbaik dalam sejarah pemilu di Indonesia.

“Pelanggaran harus diminimalkan. Tentu lintas sektoralnya harus lebih baik. Sehingga penyelenggara Pemilu di Kota Sukabumi menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

 

(bal/d)