Yusuf pun menganalisa potenis masalah terkait tantangan pemilu 2024 pasti hampir sama dengan pemilu di 2019 lalu, dimana apabila terjadi dua kandidat yang muncul di Pilpres kata Yusuf bakal terbelah terkonsentrasi. Masalah yang muncul itu polarisasi politik identitas dan kampanye hitam di media sosial.
“Untuk itu kamipun melakukan kerja kolaboratif dengan tim Cyber kepolisian untuk penyelesaian kampanye hitam di media sosial,” pungkasnya. (Cr4/d)






