Sesi kedua dari seminar diisi oleh Saedi Bawana, seorang praktisi dan peneliti di bidang Green Management. Saedi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap antusiasme para peserta, khususnya mahasiswa, dalam mengikuti diskusi yang mendalam mengenai strategi manajemen hijau.
“Partisipasi aktif dari mahasiswa sangat mengesankan. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kepedulian terhadap isu keberlanjutan,” ujar Saedi.
Ia juga menekankan bahwa para mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, terutama karena mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan arah perkembangan industri dan bisnis di masa depan.
Dalam presentasinya, Saedi membahas secara mendalam bagaimana strategi Green Management dapat diterapkan dalam konteks ketahanan pangan lokal, yang sangat relevan dengan tantangan Indonesia dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.
Saedi memaparkan beberapa studi kasus yang menunjukkan bagaimana penerapan manajemen hijau dalam sektor pertanian dapat membantu menjaga ekosistem sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Mahasiswa harus memahami pentingnya menjaga lingkungan agar pertanian dan ekosistem tetap berkelanjutan untuk generasi mendatang, tegas Saedi.
Ia juga menggarisbawahi bahwa ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penerapan Green Management dalam sektor pertanian dan bisnis lainnya harus menjadi prioritas untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
SENMABIS 2024 tidak hanya menghadirkan para pembicara berpengalaman, tetapi juga berhasil menarik minat para peserta untuk berdiskusi dan bertukar ide.
Para peserta seminar, sebagian besar mahasiswa manajemen, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan oleh pemateri sangat relevan dan memberikan wawasan baru yang bermanfaat, terutama dalam menghadapi tantangan bisnis di era keberlanjutan.
Salah satu peserta seminar, mahasiswa tingkat akhir, menyebutkan bahwa acara ini sangat menarik karena membahas topik yang jarang diangkat di kampus. “Seminarnya sangat bermanfaat, dan saya mendapatkan banyak wawasan baru, terutama tentang bagaimana mengintegrasikan manajemen hijau ke dalam bisnis,” ujarnya.
Kehadiran para pemateri yang kompeten dan berpengalaman juga menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan acara ini.
Mereka tidak hanya berbagi teori, tetapi juga pengalaman praktis dalam menerapkan Green Management di dunia nyata, memberikan gambaran yang jelas bagi para mahasiswa tentang bagaimana konsep ini dapat diterapkan di berbagai sektor bisnis.
Dengan berakhirnya SENMABIS 2024, Program Studi Manajemen NPU sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan dan penerapan konsep-konsep manajemen terbaru, seperti Green Management, untuk menjawab tantangan global di masa depan.
Seminar ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pengetahuan tentang manajemen hijau serta menekankan pentingnya keberlanjutan dalam berbagai aspek bisnis dan manajemen.
Diharapkan, para mahasiswa yang telah mengikuti seminar ini dapat menginternalisasi konsep-konsep yang telah dibahas dan mampu menerapkannya dalam karier mereka di masa depan.
SENMABIS 2024 tidak hanya menjadi ajang bertukar pikiran, tetapi juga sebuah langkah penting dalam membangun generasi pemimpin bisnis yang peduli terhadap lingkungan dan berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.(wdy)






