UNIVERSITAS NUSA PUTRA

Nusa Putra University Jadi Tuan Rumah Klinik MBKM 2024: Dorong Kolaborasi dan Pengembangan Kompetensi Lulusan

×

Nusa Putra University Jadi Tuan Rumah Klinik MBKM 2024: Dorong Kolaborasi dan Pengembangan Kompetensi Lulusan

Sebarkan artikel ini
Nusa-Putra-University-Jadi-Tuan-Rumah-Klinik-MBKM-2024

SUKABUMI – Nusa Putra University (NPU), sebagai perguruan tinggi swasta yang berkomitmen dalam mempercepat akselerasi pembelajaran di luar program studi, berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan Klinik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2024.

Acara ini diadakan oleh LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, dan melibatkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Sukabumi dan Cianjur. Kegiatan tersebut berlangsung pada 20 September 2024, di Auditorium Nusa Putra University, Cisaat, Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Ketua Tim Kerja Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan LLDIKTI IV, Agus Gumilar, menyampaikan bahwa program MBKM dirancang untuk mencetak lulusan yang kompeten dan selaras dengan perkembangan industri.

Menurut Agus, Nusa Putra University dipilih sebagai tuan rumah karena dianggap memiliki kapasitas unggul dalam memimpin perguruan tinggi lain dalam kolaborasi dan pengembangan program MBKM Mandiri.

“Tentu saja, program MBKM ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga relevan dengan perkembangan industri saat ini. Kami memilih Nusa Putra University sebagai tuan rumah karena mereka telah membuktikan diri sebagai pemimpin dalam membimbing perguruan tinggi lain untuk berkolaborasi dan mengembangkan program MBKM Mandiri,” ujar Agus Gumilar.

Prof. Cartono, salah satu pemateri dalam acara tersebut, menekankan bahwa kebijakan hak belajar tiga semester di luar program studi adalah strategi penting untuk mempercepat adaptasi mahasiswa di dunia kerja. Ia juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman komprehensif oleh perguruan tinggi mengenai MBKM, karena kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja tidak hanya diperoleh di dalam kelas.

“Memberikan hak belajar tiga semester di luar program studi adalah langkah strategis yang dirancang untuk mempercepat adaptasi mahasiswa di dunia kerja. Perguruan tinggi harus memahami bahwa kompetensi dunia kerja tidak hanya bisa dibangun di dalam kelas,” ujar Prof. Cartono.

Sementara itu, Perwakilan dari Universitas Putra Indonesia Cianjur, Asep Deden Rahmat turut memberikan pandangannya. Menurutnya, implementasi program MBKM di kampusnya telah berdampak signifikan dalam pengembangan soft skill mahasiswa.

Ia juga mengapresiasi percepatan program MBKM yang dilakukan oleh Nusa Putra University, serta kemajuan yang dicapai dalam pelaksanaan program dan pembangunan. Nusa Putra University dianggap sebagai contoh inspiratif bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan program unggulan.

Klinik MBKM 2024 yang diselenggarakan oleh LLDIKTI IV di Nusa Putra University menjadi momen penting bagi perguruan tinggi untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia sesuai dengan tuntutan global. (wdy)