Semot 2022 Universitas BSI, 3 Pemuda Berbahaya & Sallsa Bintan Ikut Meriahkan Kegiatan 

3 Pemuda Berbahaya & Sallsa Bintan

SUKABUMI – Belasan ribu mahasiswa baru (maba) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) memadati area lapangan BSI Convention Center (BSI Convex), Kaliabang, Bekasi, setelah mengikuti kegiatan Seminar Motivasi (Semot) 2022 Universitas BSI.

Sebagai “Kampus Digital Kreatif”, Universitas BSI hadirkan bintang tamu untuk menghibur para maba. Teriakkan kemeriahan terus menggema dari para maba, saat bintang tamu yang dihadirkan, yakni grup band asal Bandung, 3 Pemuda Berbahaya bernyanyi, meningkatkan semangat belasan ribu maba Universitas BSI.

Bacaan Lainnya

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ala Universitas BSI, memang berbeda. Pasalnya, ingin menghadirkan kenangan dan semangat bagi para maba. Kehadiran bintang tamu juga untuk menghibur maba Universitas BSI setelah mengikuti seluruh rangkaian PKKMB dengan kegiatan Semot sebagai penutupnya.

Disela-sela penampilannya, 3 Pemuda Berbahaya bersama Sallsa Bintan menyampaikan bahwa ini pertama kalinya mereka perform di depan belasan ribu orang.

“Antusias mahasiswa baru Universitas BSI sangat luar biasa. Semoga seluruh mahasiswa baru Universitas BSI dapat terhibur dengan penampilan kami. Universitas BSI memang keren banget,” ujarnya.

Mereka juga berharap dengan kehadirannya, dapat menginspirasi serta memotivasi mahasiswa baru dalam bidang musik.

“Semoga generasi baru bisa termotivasi dari semangat-semangat yang hadir lewat penampilan kita dari 3 Pemuda Berbahaya bersama Sallsa,” pungkasnya.

Tak lupa, mereka juga mengucapkan selamat kepada belasan ribu maba Universitas BSI karena telah berhasil melalui transisi dari siswa menjadi mahasiswa.

“Selamat buat maba Universitas BSI, semoga kreativitasnya makin tinggi dan konsisten terus dengan apa yang kamu sukai. Do what you love!,” tukasnya.

Hadirnya 3 Pemuda Berbahaya bersama Sallsa Bintan di Semot 2022 Universitas BSI membuat gelaran kegiatan berlangsung sangat meriah. Acara menjadi semakin pecah, saat ada tembakan smokegun dan pelemparan topi yang dipakai oleh para maba.(*/wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.