Syifa Aulia, Siswi SLB Budi Nurani Kota Sukabumi Juara Lomba Puisi Nasional

Siswi kelas IV SLB Budi Nurani, Kota Sukabumi bernama Syifa Aulia menunjukkan piala dan penghargaan tingkat nasional.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Syifa Aulia, siswi kelas IV Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Nurani Kota Sukabumi menjadi juara di tingkat nasional dalam Festival dan Lomba Literasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Tangerang Selatan, pada 25-29 Juli 2019.

Meski memiliki keterbatan fisik, namun hal tersebut bukan penghalang bagi siswi sembilan tahun itu untuk berprestasi. Buktinya di event bergengsi itu, siswi penyandang tunanetra ini dinobatkan menjadi juara I lomba membaca puisi. Syifa berhasil mengalahkan sebelas finalis lainnya dari berbagai daerah se-Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Sungguh sangat senang dan bangga Syifa menjadi juara pertama, padahal pesertanya juga memiliki kemampuan yang luar biasa,” ujar Syifa Aulia kepada Radar Sukabumi, Jumat (2/8).

Di lomba tersebut, Syifa membawakan puisi berjudul Karena Merah Warna Darahku dan Ibu karya Yusuf Gigan. Syifa pun sangat bangga dengan prestasinya itu. Menurutnya, kemenangan ini diperoleh dengan kerja keras dan latihan yang dilakukan di sekolah dan bimbingan sastrawan Yusuf Gigan.

“Memang hobi membaca puisi dari dulu, karena bagi saya dengan membaca puisi kita bisa merasakan bagaimana penghayatan dari setiap tulisan-tulisan yang kita baca dan kita bisa mengekpresikannya,” imbuh siswi yang bercita-cita menjadi menjadi sastrawan puisi.

Sama halnya dengan Syifa, Kepala SLB A Budi Nurani Kota Sukabumi Tanti R Kanti juga mengungkapkan rasa bangganya kepada siswinya itu. Menurutnya, Syifa adalah salah satu siswi yang berprestasi. Bahkan sebelumnya pada 2018, anak tersebut pernah meraih Juara I Lomba Puisi Tingkat Jawa Barat (Jabar), dan juara harapan I tingkat nasional.

“Alhamdulillah prestasi Syifa ini jika saya pantau, terus mengalami peningkatan ia pernah menjadi juara I tingkat Provinsi Jabar kemudian juara harapan I di tingkat nasional. Tahun ini dia kembali menoreh prestasi, juara I di tingkat nasional juga,” ucapnya bangga.
Diterangkannya, Syifa mengikuti lomba puisi ABK seperti tunanetra, tunadaksa, dan tunagrahita di Tanggerang Selatan. Pada ajang itu, peserta yang hadir berasal dari 37 provinsi, dan 12 finalis di babak final.

“Bagi saya, Syifa merupakan anak multitalenta karena memiliki potensi yang bagus dan dibina serta dilatih akhirnya makin berprestasi. Syifa tidak hanya pandai puisi melainkan pandai tilawah, dan menyanyi,” terangnya.

Bahkan di 2018, Syifa menjadi juara ketiga lomba menyanyi tingkat Provinsi Jabar dan juara harapan I lomba puisi tingkat SDLB tingkat nasional. Selain itu juara urutan lima dalam lomba bercerita dengan anak normal di Kota Sukabumi.

“Ke depan, Syifa akan membuat puisi yang dibukukan dan akan disalurkan ke sekolah-sekolah. Hal ini sebagai motivasi dan inspirasi kepada anak normal karena anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang patut dibanggakan. Mudah-mudahan menjadi sastarawan penulis dan pendakwah yang pandai puisi dan menyanyi,” pungkasnya.

(wdy/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.