PENDIDIKAN

SMHI Ciptakan Tenaga Kerja Profesional Lulus Upgrading Skills Hospitality

×

SMHI Ciptakan Tenaga Kerja Profesional Lulus Upgrading Skills Hospitality

Sebarkan artikel ini

RADARSUKABUMI.com – SUKABUMI – Sebanyak 50 siswa di Sangkuriang Maritim Hotel Indonesia (SMHI) Sukabumi lulus mengikuti Upgrading Skills Hospitality (USH). Di kegiatan yang berlangsung selama 25 hari (10/8-10/9) tersebut, peserta menjalani program dengan skill knowledge yang sudah diasah serta di upgrade kembali.

Pimpinan SMHI Sukabumi Nirmala Dewi Anggraeni ingin setelah pelatihan dilakukan, seluruh peserta dapat bersaing di dunia hospitality di negara asing dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Bank bjb Tandamata

“Semoga mereka bisa memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin, supaya nantinya bisa menjadi tenaga kerja profesional di luar negeri sesuai tujuan kegiatan ini,” ucapnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (12/9).

Mala, begitu sapaan akrab wanita ini mengatakan, kegiatan tersebut sudah kedua kalinya dilakukan oleh LKP SMHI Sukabumi dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Sebanyak 50 peserta ikut USH, terdiri dari 20 peserta dari LKP SHMI Sukabumi dan sisanya masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapat pelatihan seperti pelatihan tentang hospitality dan dilatih bahasa asing.

Pelatihan ini ditutup secara resmi oleh Kepala BP3TKI Bandung Delta. Pihaknya memberikan penghargaan kepada tiga peserta berprestasi.

Kegiatan ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang bekerja di luar negeri. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada para calon pekerja migran Indonesia.

Menurut Mala, dengan pelatihan ini para Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan dibekali ilmu-ilmu terutama skill dan bahasa. Agar menjadi tenaga kerja profesional, dengan harapan pelatihan ini dapat menambah wawasan dan sumber pembiayaan bagi PMI purna dan CPMI yang akan berangkat bekerja ke luar negeri.

“Saat ini, SMHI hanya memberikan pelatihan saja,”ulasnya.Tetapi, masih kata Mala, setelah lulus nanti para peserta akan direkomendasikan kepada perusahaan-perusahaan kapal pesiar ataupun hotel di luar negeri.

“Tetapi untuk lolos atau tidaknya itu tergantung dari peserta apakah mereka mumpuni syarat atau tidak, maka dari itu peserta harus bisa memanfaatkan betul pelatihan yang kita berikan,”tutupnya.

 

(wdy)