Siswi SMAN 1 Cidahu Sukabumi Wakili Jabar ke Nasional 

SMAN 1 Cidahu
BANGGA: Kepala SMAN 1 Cidahu Isda Sugara, Syahla Amala Zakiya Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab tingkat Jawa Barat, guru pembimbing lomba dua, Ela Susana dan Humas SMAN 1 Cidahu Ayu berfoto bersama sambil meninjukkan piala kebanggaannya. (Widi/radar sukabumi)

 

SUKABUMI – Menjelang perayaan HUT Kabupaten Sukabumi ke-152, SMAN 1 Cidahu Kabupaten Sukabumi berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Barat.

Prestasi yang diraih oleh salah satu siswi bernama lengkap Syahla Amala Zakiya berhasil mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional dalam ajang lomba Olimpiade Bahasa Arab yang diselenggarakan Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia dalam ajang lomba Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-5 Tahun 2022 yang diselenggarakan di Purwakarta pada Agustus lalu.

Syahla siswi kelas XII IPA 1 di SMAN 1 Cidahu ini berhasil meraih juara 1 pada Olimpiade Bahasa Arab tingkat Jawa Barat(Jabar) . Keberhasilan ini tentunya membawa Syahla menjadi perwakilan lomba di tingkat nasional tdak hanya mewakili Kabupaten Sukabumi tetapi juga Jawa Barat.

“Alhamdulilah Syahla bisa melanjutkan ke tingkat nasional dan sangat bersyukur bisa membawa nama baik sekolah dan nama baik pondok,” terangnya kepada Radar Sukabumi, Kamis (8/9).

Diakuinya selain belajar dari guru pembimbing lomba, ia juga belajar bahasa arab di pondoknya. “Kebetulan di sini juga mondok dan belajar bahasa arab juga,” ucapnya.

Sementara itu, guru pembimbing lomba dua, Ela Susana mengatakan saat ini pun sudah memulai latiha ekstra ntuk menghadapa di nasional nanti yang akan di selenggarakan di Jakarta pada 5 November 2022. “Persiapannya kita belajar dari soal-soal latihan, karena kebetulan Syahla tahun kemarin juga mengikuti OBA ke -4 dan alhamdulilah mendapat juara harapan 1 di tingkat Jawa Barat, jadi mungkin kita lebih giat lagi dan kosakata Bahasa Arabnya lebih diperbanyak,” terangnya.

Dikatakannya, Syahla memang memiliki keunggulan lebih di pelajaran Bahasa Arab, untuk itu, saat ia pun yakin untuk mengikutkan muridnya tersebut mengikuti lomba.

“Ini tahun ke dua ia mengikuti lomba di Jawa Barat dan tahun kemarin juara Harapan 1 sekarang juara 1 di awa Barat,” tuturnya.

Ela berharap muridnya itu bisa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Senada dengan Ela, Kepala SMAN 1 Cidahu Isda Sugara juga sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh muridnya. Prestasi ini tentunya bagian dari visi misi SMAN 1 Cidahu yaitu religius, unggul dan berawawasan global dan salah satunya adalah program-program SMAN 1 Cidahu merujuk pada visi misi sekolah yaitu membimbing, mendorong dan mensuport penuh untuk kegiatan aktualisasi siswa.

“Kami warga sekolah sangat bangga dan apresiasi terhadap pencapaian yang di capai oleh Syahla atas prestasinya dan itu luar biasa sekali,” ucapnya bangga.

Menurutnya menjadi juara adalah bonus dari sebuah usaha, untuk itu bagi Isda tidak terlalu manargetkan siswanya untuk meraih juara tetapi bagaimana melatih siswa-siswi memiliki jiwa dan mental kompetitif karena itu adalah salah satu bagian penting masa depan mereka (siswa, Red) ketika mereka akan hidup di masanya.

“Kita tahu bahwasanya kecerdasan di abad 21 ini bukannya kecerdasan intelektual tapi salah satunya kecerdasan adversitas yaitu bagaimana mereka bisa sanggup untuk survive di zamannya dan salah satunya memiliki mental untuk berkompetisi dan berkolaborasi,” tuturnya.

SMAN 1 Cidahu memiliki jargon Sekolah Cinta, Adaptif Sekolahya Bahagia Siswanya.

“Artinya kami sebetulnya prioritas kami siswa bukan untuk berkompetisi tapi yang paling penting bagi kami sesuai pesan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil adalah berkolaborasi terlebih dahulu karena inovasi dan kolaborasi inilah yang justru yang kekinian sangat dibutuhkan untuk bisa bersaing di tatanan regional, nasional hingga internasional,” tegasnya.

Namun meski begitu ia pun tetap bangga dan apresiasi setiap prestasi yang diraih oleh para siswanya tersebut. Bahkan pihaknya pun sudah menyiapkan rewaed bagi siswa berprestasi mulai dari ucapan selamat hingga pemberian uang kadedeuh dan bagi siswa yang berprestasi di tingkat nasional maka akan disiapkan satu buah unit laptop sebagai reward.

“Reward tentu adayah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi siswa untuk berprestasi, rewardnya berbdeda-beda tetapi kalau ada yang juara di tingkat nasional kami berkomitmen untuk memberikan hadiah laptop,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.