SUKABUMI – Melalui Inovasi Kantin Sehat Kelola Sampah 3 R atau disingkat menjadi “Ikan Segar”, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Suryakencana CBM Kota Sukabumi berhasil menciptakan lingkungan sekolah sehat terbebas dari sampah.
Kepala SDN Suryakencana CBM Usep Bagja mengatakan, Ikan Segar SDN Suryakencana CBM sudah dikelola sejak 2022 bahkan inovasi tersebut mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ikan Segar merupakan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh siswa dan juga guru dengan memanfaatkan sampah organik dan non organik dari kantin sekolah.
“Untuk sampah jenis organik kita olah menjadi biopori sampah yang menghasilkan pupuk yang digunakan untuk tanaman di green house sekolah. Sementara sampah non organiknya kita buat menjadi sebuah barang kerajinan bermanfaat, misalnya untuk bungkus plastik ciki atau minuman kita sulap menjadi tas cantik,” terang Usep kepada Radar Sukabumi, Selasa (7/11).
Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh siswa itu mendapat pelatihan langsung dari tim khusus didampingi guru pembina, membuat kerajinan dari daur ulang sampah. Bahkan di sekolah tersebut ada siswa kader lingkungan.
“Pembinaan lingkungan sekolah berkaitan dengan sampah, dimana anak-anak memilah sampah lalu ditimbang, sampah yang bisa didaur ulang dibuat kerajinan,” ucapnya.
Menurutnya siswa juga mendapat pengetahuan mana saja jenis sampah organik dan anorganik, mereka juga sudah terbiasa melakukan gerakan memungut sampah di lingkungan sekolah.
“Kepedulian sekolah terhadap lingkungan khususnya dalam pengelolaan sampah, mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” imbuhnya.
Dikatakannya, permasalahan sampah memang bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi harus ada peran aktif dan kepedulian dari lapisan masyarakat.
“Kalau sampah hanya ditangani oleh pemerintah tanpa ada dukungan dari masyarakat akan sangat sulit berjalan sempurna harus menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (wdy)






