PENDIDIKANUniversitas Muhammadiyah Sukabumi

Prodi MIA UMMI Naik Daun

×

Prodi MIA UMMI Naik Daun

Sebarkan artikel ini
PASCASARJANA UMMI: Para Mahasiswa MIA UMMI Angkatan II terlihat begitu kompak dan semangat saat foto bersama Ketua Prodi MIA UMMI Erry Sunarya, Sekretaris Prodi MIA Tuah Nur dan tim Melawati.

RADAR SUKABUMI     Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Administrasi (MIA) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadirannya menjadi jawaban dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Tidak dipungkiri, keberadaannya sekarang sedang naik daun. Ini terlihat dari tingginya permintaan yang muncul dari berbagai kalangan baik pegawai swasta, pengusaha, masyarakat umum hingga para Aparatur Sipil Negara (ASN). Mayoritas yang melanjutkan kuliahnya di sini adalah mereka yang ingin meningkatkan jenjang karir, dan ingin meningkatkan sikap profesionalisme serta skill mereka dalam melayani publik. Namun ada pula mereka yang berkeinginan untuk memperdalam keahliannya dalam berbisnis. Beragam keinginan tadi ditangkap oleh Prodi MIA UMMI dengan membuka dua konsentrasi yakni Administrasi Publik (AP) dan Administrasi Bisnis (AB). Jumlah mahasiswanya pun menunjukkan progres menggembirakan, lantaran jumlahnya yang terus meningkat di setiap angkatan.

Bank bjb Tandamata

Pantauan Radar Sukabumi, sampai saat ini, Prodi MIA UMMI merupakan satu-satunya program pascasarjana (S2) yang ada di Sukabumi. Dengan kehadirannya maka masyarakat (mahasiswa,red) tidak usah jauh-jauh ke luar kota hanya untuk melanjutkan kuliah S2. Sebab, UMMI telah menyediakannya.Ruang kelasnya pun dibuat khusus dan nyaman untuk program pembelajaran pascasarjana, yakni semua mahasiswanya ditempatkan di Gedung A yang baru diresmikan dan dilengkapi dengan fasilitas dan teknologi mumpuni.

Baru-baru ini, Prodi MIA UMMI berhasil meraih Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi tersebut tertuang dalam SK BAN-PT No.3007/SK/BAN-PT/Akred/M/VIII/2019 yang dikeluarkan pada 13 Agustus 2019.Raihan itu tentu sangat membanggakan, mengingat prodi ini usianya masih tergolong belia. Meski begitu, UMMI mampu menunjukkan tajinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Bagi kampus yang dipimpin Sakti Alamsyah dan prodi MIA yang diketuai Erry Sunarya, mendapatkan peringkat B dalam kurun waktu yang begitu cepat merupakan perkara yang mudah. Lantaran, pihak institusi (Kampus,red) sendiri sudah terbiasa saat melakukan proses akreditasi pada prodi yang lain.

Rektor UMMI Sakti Alamsyah memberikan selamat kepada Prodi MIA, atas akreditasi B yang diraih. Tidak lupa ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh civitas akademika terutama kepada tim Borang, ketua prodi, dosen dan mahasiswa yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.

“Rektorat akan memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan akreditasi semua prodi yang ada, dan sudah menjadi program prioritas kami bahwa semua prodi di Universitas Muhammadiyah Sukabumi itu minimal terakreditasi B,” tutur Sakti Alamsyah saat ditemui Radar Sukabumi di ruang kerjanya.

Menurutnya, UMMI senantiasa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi. Terutama kepada para mahasiswa yang menempuh pendidikan seperti di pascasarjana ini.Sakti juga berpesan kepada semua jajaran untuk tidak cepat puas. Akan tetapi hal ini dijadikan sebagai cambuk dan penyemangat, untuk hasil yang lebih baik lagi ke depan.

“Ini baru langkah awal, tentunya ke depan keberhasilan dalam meraih akreditasi B harus ditingkatkan lagi dalam menunjang pembelajaran kepada mahasiswa. Ini bisa terlaksana jika semua pihak bersama-sama, bahu membahu membangun kampus yang kita cintai ini seperti yang telah kita lakukan selama ini,” ajaknya.

Sebelum mendapatkan Sertifikat Akreditasi dari BAN-PT, tim prodi MIA menjalani serangkaian proses super ketat. Mulai dari proses perencanaan MIA (2008), kemudian masuk pada tahapan pengajuan dan diterima Dikti pada 1 Juni 2010, keluar izin prinsip pada 1 April 2013. Setelah itu keluar izin operasional pada 1 Maret 2017 dan terakreditasi pada 13 Agustus 2019.

Seluruh tim bersatu padu, bergegas dan kompak melengkapi berkas-berkas yang diperlukan. Seperti yang terlihat pada 13 Februari 2019 lalu, di mana tim bergerak cepat meng-upload data-data yang diperlukan ke layanan usulan akreditasi secara daring melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO).Enam bulan berikutnya, tim asessor BAN-PT melakukan visitasi langsung ke Prodi MIA UMMI, tepatnya pada 5-7 Agustus 2019.

Tak lupa para mahasiswa pascasarjana dari angkatan pertama dan kedua pun dilibatkan, dengan dilakukannya proses wawancara langsung oleh tim asessor. Barulah empat hari sebelum HUT ke-74 RI tepatnya pada 13 Agustus 2019, Prodi MIA UMMI dinyatakan berhasil meraih predikat B yang dibuktikan dengan keluarnya SK BAN-PT No.3007/SK/BAN-PT/Akred/M/VIII/2019.

Sementara itu, Ketua Prodi MIA UMMI Erry Sunarya mengatakan, dengan telah terakreditasi B tahun ini pihaknya menargetkan penerimaan mahasiswa pascasarjana terus meningkat. Apalagi, UMMI satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbesar dan ternama yang memiliki program pascasarjana Prodi MIA di Sukabumi.”Alhamdulillah, berdasarkan SK BAN-PT No.3007/SK/BAN-PT/Akred/M/VIII/2019 tertanggal 13 Agustus 2019, Prodi Magister Ilmu Administrasi UMMI memperoleh Akreditas B. Ini tentu sangat membanggakan, predikat ini berhasil kita peroleh berkat kerja keras seluruh civitas akademika UMMI dan dukungan dari pimpinan serta semua elemen yang ada di UMMI,” tutur Erry, Jumat (23/8).

Pria berkacamata yang malang melintang di dunia penerbangan itu menyebut, dengan telah terakreditasi B tentunya menjadi nilai lebih bagi UMMI khususnya Prodi MIA.”Tentunya ini akan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memilih Universitas Muhammadiyah Sukabumi menjadi tempat untuk melanjutkan kuliah di prodi pascasarjana,” ulasnya.

Bersama Tuah Nur selaku Sekretaris Prodi MIA UMMI, Erry memastikan bahwa keberhasilan Prodi MIA dalam memperoleh Akreditasi B tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan. Seperti ditunjang dengan sarana dan prasarana serta fasilitas perkuliahan memadai, penyelenggaraan Program Pascasarjana UMMI dibimbing dosen-dosen bergelar doktor berpengalaman.”Pascasarjana UMMI saat ini telah memiliki lebih dari enam dosen bergelar doktor. Tentunya hal itu memiliki kualitas yang dapat dibanggakan,” paparnya.

Menurutnya, UMMI telah berkiprah dalam memberikan pendidikan dan pengajaran untuk menciptakan lulusan unggul, berkualitas, kreatif, terampil dan berdaya saing serta berakhlak mulia. Seiring dengan Visi Prodi MIA, yakni menjadikan Prodi MIA sebagai pusat sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang administrasi berlandaskan iman dan takwa tahun 2020.

Baik Erry maupun Tuah Nur, keduanya menyebutkan bahwa penilaian untuk mendapatkan akreditasi B mempertimbangkan tujuh indikator. Antara lain seperti visi misi, tata pamong/kepemimpinan, sistem penjaminan mutu, jumlah mahasiswa dan lulusan, SDM, dan kurikulum pembelajaran dan sarana prasarana kampus. Termasuk sarana prasarana dan informasi, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kerja sama.”Semoga keberhasilan yang telah diraih bersama ini dapat memotivasi semua civitas akademika UMMI, untuk sama-sama meningkatkan mutu pendidikan,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan, melanjutkan S2 di UMMI menjadi pilihan sangat strategis, guna meningkatkan kompetensi diri dengan menambah pengalaman serta pengetahuan yang lebih mendalam. Semua itu untuk mendapatkan opportunity, dan menghadapi persaingan di dunia kerja. “Kami berharap hadirnya Prodi MIA di UMMI dapat memenuhi permintaan instansi pemerintah dan lembaga non pemerintah untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dengan kualifikasi pascasarjana di bidang ilmu administrasi yang sangat diperlukan dalam bidang pelayanan publik serta bisnis. Mencakup aspek inovasi, pengembangan program dan pemecahan berbagai masalah, serta pemanfaatan, pemberdayaan dan pengembangan ilmunya,” pungkasnya.

 

(sri)