Namun, saat ini hanya bisa memaksimalkan fasilitas yang ada dengan membagi jadwal belajar bagian pagi dan siang.
Semuanya di bagi dua kelas. Hanya kelas V saja yang satu kelas. Sebab, kelas I sebanyak 44 siswa, kelas II sebanyak 66 siswa, kelas III sebanyak 55 siswa, kelas IV sebanyak 63 siswa, kelas V sebanyak 35 dan kelas IV sebanyak 53 siswa.
Saat ini, anak didiknya banyak yang meraih juara di O2SN. “Insya Allah besok kelas II ada yang ikut O2SN tingkat Kabupaten,” sebutnya.
Ia juga berharap, pemerintah bisa segera melakukan pengecekan dan membangun perpustakaan atau rehab total ruang belajar.(ryl)





