PENDIDIKAN

Perbanyak Lembaga Pendidikan Vokasi

×

Perbanyak Lembaga Pendidikan Vokasi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Himpunan Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni) mendorong pemerintah, meningkatkan kualitas lulusan dan lembaga pendidikan vokasi. Pasalnya, lulusan pendidikan vokasi yang berkualitas tidak hanya terserap di dalam negeri, tetapi juga mancanegara.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Andre Rahadian.
Andre merupakan ketua panitia pengarah (Steering comitee) Rapat Kerja nasional (Rakernas) Himpunan Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni) 2018 di Universitas Negeri Solo (UNS), baru-baru ini.

Bank bjb Tandamata

Andre mengatakan, tenaga kerja Indonesia belum memiliki kemampuan yang merata. Selain itu, dia menilai belum ada sertifikasi profesionalisme yang dimiliki tenaga kerja di Indonesia.

Hal itu mengakibatkan sumber daya lokal terpinggirkan dalam sektor ekonomi seperti pariwisata, manufaktur, dan pengolahan hasil laut.
“Akibat lainnya, investasi dari negara-negara lain di dalam negeri menjadi terkendala karena ketidaksiapan sumber daya manusia kita dibandingkan negara-negara lain,” kata Andre saat membacakan pokok-pokok hasil Munas Himpuni I di Jakarta.

Berbagai kendala itulah yang membuat Koordinator Presidium Himpuni Ganjar Pranowo mengangkat tema besar, yakni rencana percepatan program vokasi untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Tema itu diangkat seiring dengan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

“Setelah pemerintah giat melaksanakan pembangunan infrastruktur, Himpuni menyarankan percepatan kesiapan SDM dengan fokus awal pada lima pokja. Yaitu pokja industri kecil dan kreatif, pokja pembangunan desa, pokja pariwisata, pokja pertanian dan kelautan dan pokja inovasi,” ujar Andre.