PENDIDIKAN

Mengintip Serunya SDN Kopeng 1 Kota Sukabumi Peringati HGN-HUT PGRI 2023

×

Mengintip Serunya SDN Kopeng 1 Kota Sukabumi Peringati HGN-HUT PGRI 2023

Sebarkan artikel ini
SDN-Kopeng-1-Kota-Sukabumi
Kasie Kesiswaan Disdikbud Kota Sukabumi Dudi Rulanto, Ketua Igornas Kota Sukabumi Yosep Firdaos, Kepala SDN Kopeng 1 Ade Eryana beserta seluruh guru SDN Kopeng 1 Kota Sukabumi. (widi/radarsukabumi)

Tanamkan Jiwa Hargai Jasa Guru, Ortu dan Siswa Senam Bersama

Banyak cara yang dilakukan pelajar SD Negeri (SDN) Kopeng 1 Kota Sukabumi dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN), sekaligus HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2023. Lantas seperti apa keseruannya? Ini liputannya.

WIDI FITRIA, Sukabumi

Bank bjb Tandamata

Ratusan pelajar dan orang tua siswa di SD Negeri Kopeng 1 Kecamatan Gunungpuyuh, Kota  Sukabumi mengadakan senam sehat, Kamis (23/11). Kegiatan tersebut digelar untuk  memperingati Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2023.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Dadi
Rulanto dan Ketua Igornas Kota Sukabumi, Yosep Firdaos. Senam bersama ini bukan hanya diikuti seluruh siswa, orang tua (ortu) dan guru. Tetapi juga diikuti oleh warga yang berada di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya Kasi Kesiswaan Disdikbud Kota Sukabumi, Dadi Rulanto sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh civitas akademik SDN Kopeng 1.

Menurutnya, ini menjadi sebuah kegiatan inovatif karena di peringatan Hari Guru Nasional ini melibatkan orang tua siswa.

“Kita tahu keberadaan guru sangat penting untuk hadir di tengah-tengah kita dan SDN Kopeng 1 ini mencoba mengedukasi orang tua tentang keberadaan guru di sekolah,” terang Dadi kepada Radar Sukabumi.

Dadi menambahkan, saat ini angka kasus bullying di media sosial cukup tinggi. Oleh karena itu, adanya sinegritas antara sekolah dengan orang tua siswa dapat meminimalisir adanya kasus kekerasan ataupun perundungan khususnya di lingkungan sekolah.

“Kami berharap melalui kolaborasi ini tentunya dapat menjadi sinegritas yang baik antara orang tua dan guru sebagaimana untuk menyamakan persepsi untuk membina dan mendidik siswa jangan sampai berbeda,” ucapnya.

Menurut Dadi, mereka bisa menyamakan pesepsi apa yang perlu dilakukan untuk membina dan mendidik untuk anak-anak mereka.

“Sebagaimana kita tahu saat ini angka bullying di media sosial meningkat itukan perlu penanganan bersama antara pihak sekolah dengan orang tua dan hal-hal seperti ini perlu dilakukan untuk menjalin silaturahmi antara orang tua dan pihak sekolah supaya terjadi sinegritas dan ada kemistri diantaranya keduanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Kopeng 1 Ade Eryana Suandi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara pihak sekolah dan seluruh orang tua siswa. Dikatakannya, kegiatan tersebut bentuk komitmen sekolah dalam menjaga derajat kesehatan seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan sukses sesuai harapan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kota Sukabumi Yosep Firdaos juga menyambut baik adanya kegiatan senam sehat bersama guru dan orang tua siswa SDN Kopeng 1 dalam rangka memperingatan Hari Guru Nasional 2023.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin,red) telah dilaksanakan Hari Guru di SDN Kopeng 1 saya selaku Ketua Igornas sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini khususnya yang diisi dengan kegiatan olahraga diantaranya tadi ada senam
SKJ pelajar dan senam Jabar Juara dan itu mengindikasikan bahwa kebugaran itu sangat penting bagi guru dan siswa, karena itu sangat menujang dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dalam waktu yang sangat lama,” ujarnya.

Yosep berharap, acara seperti ini bisa dilaksanakan secara kontingu dan ada event-event lainnya di masa depan untuk memperingati Hari Guru Nasional yang diadakan di setiap sekolah sebagai upaya menanamkan jiwa untuk menghargai jasa-jasa guru dan pahlwan pendidikan, baik yang sudah tiada maupun yang masih ada dengan memberikan motivasi yang bagus kepada guru dan juga memberikan edukasi yang sangat penting kepada warga masyarakat sektar. (*)