KABUPATEN SUKABUMIPENDIDIKAN

MDTA Yasraufa Memprihatinkan

×

MDTA Yasraufa Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini

Dirinya memprediksi, bangunan belajar saat ini sudah tidak bisa lagi diandalkan pada beberapa tahun ke depan. ” Kami sudah bentuk badan hukumnya berbentuk yayasan, karena dulu hanya pusat belajar tanpa badan hukum.

Tapi setelah terdaftar, pernah kami ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi, tapi katanya belum ada bantuan yang bisa diberikan kepada madrasah ini,” terangnya.

Bank bjb Tandamata

Atap ruangan kelas yang dihuni oleh 150 siswa ini, lanjut Asep, menjadi bagian terparah pada MD tersebut. Karena material plafon yang terbuat dari anyaman bambu ini sudah mulai mengangga dan rapuh, sehingga kondisi ini tentunya akan mengancam keselamatan siswa saat belajar.

“Pernah terjadi gempa cukup besar beberapa waktu lalu, terpaksa kami keluarkan semua murid. Tekstur bangunan sudah mulai runtuh,” sebutnya.

Dirinya berharap, pemerintah setempat, daerah maupun Kemenag dapat memperhatikan pusat pembelajaran agama di lingkungan masyarakat ini. Selain itu, pihaknya bakal mencoba berembuk dengan warga sekitar untuk membahas kelangsungan sekolah ini.

“Setiap bulannya ada biaya memang dari murid, sekitar Rp12 ribu dalam satu bulan, namun uang itu belum bisa diandalkan untuk membangun sekolah yang nyaman. Maka dari itu, kami bakal terus berupaya mencari solusi,” imbuhnya. (Cr15/d)