PENDIDIKAN

Mandasi Cetak Lulusan Berkualitas Sudah 24 Tahun , Kembangkan Potensi untuk Berprestasi

SUKABUMI – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Sukabumi kini sudah menginjak usia ke-24 tahun. Di usia yang sudah tidak muda lagi itu, MAN 2 Kota Sukabumi (Mandasi) fokus mencetak lulusan berkualitas, tidak hanya berprestasi di bidang akademik tetapi juga di bidang non akademik.

Melalui prestasi tersebut, Mandasi kerap menjadikan lembaga pendidikannya sebagai wadah para siswa untuk mewujudkan prestasi tersebut. Salah satunya melalui ajang Gebyar MAN 2 (Gema) yang setiap tahun diselenggarakan dalam memeriahkan HUT Mandasi.

Perayaan Puncak Gema 2019 diselenggarakan, Rabu (27/11). Dihadiri Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Kehadiran Fahmi untuk memberikan dukungan dalam pengembangan potensi pelajar di bidang akademis maupun non akademis.

“Potensi anak bukan hanya sekadar akademis, tapi juga non akademis harus digali,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi.

Dikatakannya, milad ke-24 Mandasi sebagai salah satu bagian mengkolaborasikan pendidikan berbasis akademik dan non akademik. “Di mana para siswa mampu menunjukkan MAN 2 terbaik di Sukabumi, karena lahirnya kreatifitas yang luar biasa, dan berdoa dapat menjadi para penerus perjuangan di masa mendatang,” ulasnya.

Menurutnya, usia 24 tahun bukan usia singkat dan bukan pula usia panjang. Di usia ke-24, MAN 2 Sukabumi mampu melanjutkan prestasi dan karya terbaik berbasiskan siswa terbaik.

”Sumbangkan prestasi terbaik dan lanjutkan kreativitas pelajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Sukabumi Isep menambahkan, kegiatan Gema 2019 melibatkan beberapa perlombaan seperti lomba eksternal (peserta dari luar), lomba futsal SMP/MTs se-Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Lomba Sain Sosial Club (SSC) mata pelajaran IPA/IPS tingkat SMP/MTs se-Kota dan Kabupaten Sukabumi. Lomba PMR tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK sederajat tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi, dan lomba pramuka tingkat SMP/MTs se-Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Untuk peserta tahun ini yang ikut 1000 lebih, karena untuk lomba pramuka saja yang ikut ada 800 peserta,” ucapnya.

Tidak hanya melibatkan peserta dari luar, kegiatan ini juga melibatkan perlombaan antar kelas MAN 2 Kota Sukabumi.

Ada beberapa lomba yang juga melibatkan intern, salah satunya lomba vokal serta lomba-lomba yang memang diperuntukkan bagi yang ikut perlombaan antar madrasah di tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Tujuannya untuk mencari bibit unggul, agar bisa kita bina untuk nanti mewakili MAN 2 Kota Sukabumi mengikuti perlombaan baik di tingkat provinsi maupun nasional,” jelas Isep.

Adapun yang spesial pada perayaan HUT Mandasi ke-24, peserta lomba tidak hanya memperebutkan uang pembinaan dan piala. Tetapi pihaknya memberikan hadiah berupa domba kepada pemenang lomba futsal, yang diberikan langsung oleh kepala MAN 2 Kota Sukabumi.

“Untuk lomba futsal merebutkan piala bergilir Walikota Sukabumi serta memperebutkan piala domba cup dari Kepala MAN 2,” tuturnya.

Sedangkan untuk marawis tingkat palajar, memperebutkan piala bergilir walikota, dan marawis tingkat umum memperebutkan piala bergilir dari Kepala Kemenag Kota Sukabumi.

Gema ke-9 ini telah berlangsung selama tiga hari, dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi Chalik Mawardi, pada Senin (25/11) sekaligus di acara itu pihaknya juga memperingati HUT PGRI ke-74, serta HUT MAN 2 Kota Sukabumi ke-24 tahun. Acara ditutup dengan penampilan band indi asal Bandung yaitu Scimmasca.

“Tujuannya untuk bersilaturahmi sesama pelajar se-Sukabumi, menggali potensi bakat dan minat menuju siswa yang berprestasi serta merealisasikan program Mandasi tahunan, dan menjadi wadah kompetisi antar pelajar,” terang Isep. (wdy)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button