Acara walking tour ini tidak hanya memfokuskan pada penyampaian informasi sejarah, tetapi juga menghadirkan pendekatan kreatif melalui narasi yang ringan dan penuh makna. Para peserta diajak berkeliling makam, mendengarkan kisah-kisah heroik para pahlawan, hingga menyaksikan bukti sejarah yang masih terjaga di area makam.
Dengan semangat cinta terhadap sejarah lokal, Sukabumi Stories berharap kegiatan ini mampu menanamkan rasa kebanggaan pada generasi muda, baik warga lokal maupun komunitas internasional yang tinggal di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya Sukabumi. Gian dan tim Sukabumi Stories berkomitmen untuk terus menyelenggarakan acara serupa dengan pendekatan kreatif lainnya.
“Kami percaya sejarah harus diceritakan dengan cara yang menyenangkan agar lebih mudah diterima. Ini adalah investasi untuk masa depan generasi muda yang akan mewarisi cerita-cerita ini,” pungkas Gian.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa internasional NPU, acara seperti walking tour Surja Kentjana membuktikan bahwa sejarah bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masa kini dan masa depan.(wdy/d)






