Menurut Frederico, pemerintah perlu mengambil kebijakan untuk segera menghentikan ketimpangan dalam hasil belajar siswa di Indonesia.
Ia menyarankan, pemerintah perlu menetapkan kriteria kualifikasi untuk setiap guru. Selain itu, pemerintah diminta untuk menentuukan target berbasis kinerja untuk sekolah yang ada di daerah tertinggal.
“Selain itu, pemerintah bisa meluncurkan kampanye kualitas pendidikan nasional untuk menciptakan kesadaran publik dan tekanan untuk melakukan tindakan yang efektif untuk perbaikan kegiatan belajar mengajar,” kata Frederico.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku persoalan pendidikan ditangani oleh sejumlah instansi baik di pemerintah pusat maupun daerah.
“Dari sisi tanggung jawab memang harus dilakukan secara kolektif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di tingkat pusat, Kemenristekdikti, Kemendikbud, dan Kemenag memiliki anggaran untuk pendidikan. Selain itu, masih terdapat sejumlah kementerian yang mendapat anggaran pendidikan bersifat vokasional.



