PENDIDIKAN

Kemdikbud: Siswa Jangan sampai Mati Gaya dengan IT

×

Kemdikbud: Siswa Jangan sampai Mati Gaya dengan IT

Sebarkan artikel ini

Kemudian pembentukan karakter, transformasi pendidikan digital, dan pendidikan kejuruan. Salah satu upaya yang sudah dilakukan dengan memperbaiki kurikulum 2013 (K-13).

“K-13 sudah mengadopsi C4 karena kami bukan menyiapkan anak-anak yang pintar menghitung, cepat menghafal, yang bisa mengerjakan soal dalam waktu 2 detik. Itu semua bisa dikerjakan mesin,” ujar Gogot.

Bank bjb Tandamata

Yang disiapkan pemerintah, lanjutnya, anak C4 yaitu creative, punya collaborative work, critical thinking dan problem solving, dan communication skill. Sedangkan gurunya harus bisa C4 dan mengimplementasikannya di kelas. Juga menginovasi teknologi yang dibutuhkan siswa mereka.

“Yang tak kalah penting adalah guru harus bisa menginspirasi siswanya untuk mampu berbagi dengan siswa-siswa lain supaya bisa berbagi terobosan memahami materi pelajaran di sekolah,” terangnya.

Dari sekolah atau lembaganya, Gogot menjelaskan, sedang disiapkan mulai dari input, proses, output dan outcome yang sesuai. Inputnya sudah ada program penerimaan peserta didik baru (PPDB) online.

Harus bersentuhan dengan internet bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya masuk sekolah. Kemudian prosesnya di sekolah, anak-anak akan diperkenalkan bagaimana mendaftar di kelas, mengikuti pelajaran dengan men-download materi, mengerjakan soal secara digital, pekerjaan kelompok dengan digital.