Meski konsistensi menjadi tantangan utama, dukungan kepala sekolah dan motivasi untuk mengikuti berbagai kompetisi menjaga semangat inovasi tetap menyala. “Pembelajaran berbasis IT adalah cara kita sebagai guru untuk membersamai murid di zamannya, sebagaimana amanat Ki Hajar Dewantara,” tegas Endah.
Ke depan, SMAN 1 Kalibunder berkomitmen untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis digital dan menjadikannya ikon sekolah. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk turut mengadopsi digitalisasi demi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.(wdy/d)





