PENDIDIKAN

Disdikbud Kota Sukabumi Kumpulkan Data Peserta ANBK 2023

×

Disdikbud Kota Sukabumi Kumpulkan Data Peserta ANBK 2023

Sebarkan artikel ini
Kadisdikbud Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari
Kadisdikbud Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari

SUKABUMI – Mendekati pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang akan digelar pada pertengahan Agustus 2023, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi melakukan berbagai persiapan, mulai sosialisasi ke sekolah-sekolah hingga mengumpulkan data siswa peserta ANBK 2023.

“Per akhir Juli kemarin, kita sudah melakukan sosialisasi tentang bagaimana prosedur tatacara pelaksanaan hingga dengan evaluasi ANBK. Sosialisasi itu dilakukan di seluruh sekolah SD dan SMP yang ada di Kota Sukabumi dan kemudian kita juga sedang mengimput data siapa saja siswa yang akan diikutsertakan, karena itu perlu nantinya data siswa itu akan masuk ke database nasional setelah itu akan dilakukan survei kesiapan tempat, setelah semuanya siap baru kita akan melaksanakan ANBK kemudian baru setelah itu ada evaluasi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Sukabumi, Mohammad Hasan Asari saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/8).

Bank bjb Tandamata

Dijelaskan Hasan, ANBK merupakan program pengganti dari Ujian Nasioal (UN). Perbedaan UN dan ANBK sendiri yaitu jika UN itu adalah menguji individu perorangan tetapi ANBK itu melakukan pemetaan terhadap capaian pendidikan, seperti kemampuan literasi baca tulis, literasi numerasi, survei lingkunan belajar dan survei karakter peserta didik.

“Jadi sifatnya pemetaan merupakan sample-sample populasi sekolah SD ataupun SMP yang ada. Hasil dari ANBK ini nantinya berupa rapor pendidikan, rapor pendidikan itulah yang menjadi pijakan agar dari hasil pemetaan itu sekolah melakukan mana yang harus dipertajam dan mana yang harus ditekankan dalam proses peningkatan kualitas pendidikannya,” ucapnya.

Hasan mencontohkan, jika ada yang lemah literasi numerasinya maka sekolah harus mengalokasikan program dan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi. Namun, jika hasil rapor pendidikan untuk tingkat sekolahnya ada kelemahan di lingkungan belajar, maka sekolah wajib menekankan pembiayaan dan kegiatan untuk memperbaiki lingkungan belajar.

Sedangka jika yang kurangnya adalah survei karakter peserta didik, maka harus ada program yang menyentuh untuk memperbaiki pendidikan karakternya.

“Itulah ANBK jadi yang diujinya bukan per individu tetapi adalah kelembagaan untuk pemetaan mutu pendidikan baik sekolah, tingkat dinas maupun nanti dipersandingkan di tingkat-tingkat selanjutnya,” tegasnya.

Disinggung soal hasil rapor pendidikan Kota Sukabumi pada pelaksaan ANBK tahun sebelumnya, Hasan menuturkan jika hasil pemetaan pendidikan melalui ANBK di Kota Sukabumi terus mengalami peningkatan seperti kemampuan literasi baca tulis meningkat dari tahun sebelumnya.

Demikian juga kemampuan di literasi numerasinya, survei ligkungan belajar dan survei karakter peserta didiknya juga ada peningkatan dari tahun ke tahun.

Hasan berharap dengan dilaksanakannya ANBK ini, mampu memperoleh hasil pemetaan dari ANBK tentang kualitas pendidikan tersebut dari beberapa aspek literasi baca tulis, literasi numeri, survei lingkungan pendidikan dan survei karakteristik peserta didik sehingga dari waktu ke waktu itu menjadi bahan perbaikan selanjutnya.

“Sesuatu itu tidak bisa baik secara langsung tetapi harus ada tahapan-tahapan hasil pemetaan yang merupakan titik tolak dari pijakan kita dalam perencanaan, perbaikan selanjutnya,” pungkas Kadisdikbud Kota Sukabumi. (wdy)