Didiklah Anak Gift dengan Bijaksana

  • Whatsapp

SUKABUMI – Pakar dan Praktisi Orang Tua Gift, Atention Defict Hyperactivi Disorder (ADHD) dan Autis, Julia Maria Van Tiel merasa prihatin tidak sedikit para orang tua yang belum faham cara mendidik, mengasuh dan mengajarkan putra-putri mereka yang terdektesi gift, ADHD dan autis.

Menurut wanita yang juga mantan Dosen UI dan kini tinggal di Belanda tersebut, mereka yang memiliki putra-putri yang terdeteksi demikian adalah anugerah yang dapat membanggakan kedua orang tuanya.

“Anak-anak gift, ADHD dan Autis justru butuh bimbingan dari kedua orang tuanya, sejak usia dini (Usia batita/balita,red),”anjurnya saat diwawancara Radar Sukabumi di sela-sela Seminar Mendeteksi Dini ADHD, Gift, Autis serta Cara Mengasuh dan Mendidiknya di Toserba Selamat, Kota Sukabumi, Minggu (30/9).

Seminar yang diselenggarakan SDIT Andalusia yang bekerjasama dengan Indonesia Peduli Anak Gift, dihadiri 150 peserta yang merupakan orang tua siswa SDIT Andalusia dan masyarakat.Julia kembali menerangkan, di Indonesia dari sebanyak 250 juta penduduk Indonesia 2 sampai 5 persen. Baginya, anak gift, ADHD dan autis ini bisa diatasi, kalau ada sinergisasi antara orang tua dan sekolah.

“Sebab, orang tua dan sekolah yang mampu memberikan bimbingan dengan baik putra-putri yang terdeteksi gift, ADHD dan autis,”ungkap wanita yang kini tinggal di Negeri Kincir Angin, Belanda tersebut.Baginya, anak-anak yang terdeteksi demikian harus ditemukan sedini mungkin, para orang tua pun harus lebih bijaksana dalam mengembangkan potensi, minat dan bakat mereka.

“Orang tua jangan serta merta memberikan hukuman seperti pukulan bagi putra-putri mereka yang terdeteksi gift, ADHD, dan autis. Justru mereka harus mengenal karakter sang anak diberi asuhan dengan baik serta bijaksana,”anjurnya lagi.

Sebagai solusi beberapa asuhan bagi orang tua dan sekolah yang memiliki anak atau siswa terdeteksi gift, ADHD dan autis, sambungnya, pertama adalah pilihlah lingkungan yang sehat untuk mereka yang terdeteksi gift, ADHD dan autis.”Kedua, mendeteksi sejak dini minat dan bakat sang anak, agar dapat diarahkan dengan baik,”bijaknya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Andalusia yang juga Pendiri SDIT Andalusia, Eva Apriliawati mengharapkan orang tua bisa lebih bijaksana, dalam mendidik dan mengasuh anak mereka yang terdeteksi gift, ADHD dan autis. “Hal ini juga akan menjadi perhatian kami dan para guru di SDIT Andalusia,”tuturnya optimis.

 

(dit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *