PENDIDIKAN

Cara Pemerintah Genjot Kualitas Guru

×

Cara Pemerintah Genjot Kualitas Guru

Sebarkan artikel ini
Mesya/JPNN Dirjen GTK Kemendikbud, Supriano

JAKARTA, RADARSUKABUMI.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus menggencarkan program peningkatkan kualifikasi pendidikan, kompetensi dan keterampilan guru, serta tenaga kependidikan.Program penghargaan juga diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan berprestasi serta berkarya melalui berbagai lomba-lomba seperti Inovasi Pembelajaran (Inobel) dan Olimpiade Guru (OGN).”Semua program itu diharapkan akan timbul upaya pembaruan dan inovasi dalam proses pembelajaran,” kata Dirjen GTK Kemendikbud Supriano dalam pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi.

Beragam stimulan lain juga terus diberikan agar guru mampu mengajari dan membimbing peserta didik menguasai lima potensi dasar abad ke-21. Yaitu kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, komunikatif, bekerja sama, dan berkolaborasi, serta mampu menghadirkan sebuah kepercayaan diri.Salah satunya adalah perubahan pola pelatihan berbasis zonasi yang dikembangkan saat ini untuk mendorong penguatan guru oleh rekan sejawatnya.”Kini, pendidikan dan pelatihan guru akan berbasis kebutuhan dan dapat menjangkau lebih banyak guru karena tidak lagi terpusat yang sering terkendala waktu, jarak, dan biaya,” terangnya.

Bank bjb Tandamata

Melalui program peningkatan kompetensi pembelajaran (PKP) berbasis zona, para guru didorong untuk saling bertukar pengalaman dengan sejawatnya di kelompok kerja guru (KKG) dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) di wilayah masing-masing, khususnya dalam memecahkan permasalahan pembelajaran di kelas. “Polanya 5 in (pelatihan) dan 3 on (penerapan). Jumlahnya 82 jam. Materinya cukup lengkap,” ujar Supriano.

Dia menjelaskan, dalam PKP itu terdapat materi refleksi, baik internal maupun eksternal, kemudian dilakukan semacam supervisi klinis. Setelah itu, para guru peserta PKP diajak untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, berpikir kritis, kreatif, dan berkolaborasi.

Dia berharap hasil inovasi dari ajang Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi ini akan menjadi praktik-praktik baik yang didiseminasikan dalam program PKP di berbagai zona. “Yang datang ke sini bukan memperebutkan juara. Yang datang ke sini telah menjadi pemenang semua dari daerah asal masing-masing,”tandasnya.

 

(esy/jpnn)