Calon Guru dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi Digembleng Kepramukaan

Raden Koesoemo Hutaripto
Ketua harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto membuka acara kursus MKTD di MAN 2 Kota Sukabumi, Jumat (22/7).

WARUDOYONG – Sebanyak 41 calon guru dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) digembleng kepramukaan, Jumat (22/7). Kegiatan Kursus Mahir Pembina Tingkat Dasar (KMD) yang berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Sukabumi ini, dihadiri ketua harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto beserta pengurus Kwarcab Kota Sukabumi lainnya.

Dalam kesempatannya, Ketua harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto mengatakan, kegiatan KMD yang dilakukannya ini merupakan program kampus, khususnya UMMI Sukabumi jurusan PGSD, di mana hal tersebut menjadi syarat jika para lulusan PGSD memiliki ijazah KMD. “Ini sudah angkatan kedua dan sebelumnya pun dilakukan hal yang sama,” ujar Raden kepada Radar Sukabumi disela-sela kegiatan.

Bacaan Lainnya

Diterangkan dia, penyertaan ijazah KMD bagi calon guru pendidikan dasar ini tercantum dalam Undang-undang kepramukaan nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka dan diimplementasikan melalui Kemendiknas nomor 63 tahun 2014 tentang ekstrakulikuler wajib pramuka.

“Karena saat masuk ke dunia pendidikan, khususnya sekolah dasar, dibutuhkan pembina yang mengikuti mahir dasar, sehingga didalam pelaksanaan pendidikan gerakan pramuka ini para pembina telah mengetahui prinsip dasar metode kepramukaan,” terangnya.

Ia berharap, dengan kegiatan ini mampu melahirkan para pembina yang siap memberikan pendidikan karakter dan moral kepada peserta didik.

“Karena gerakan Pramuka ini merupakan organisasi yang melatih semua sendi-sendi kehidupan, dari muali kedisiplinan, kemandirian serta pembentukan karakter peserta didik,” harapnya.

Sementara itu, kegiatan yang rencananya akan berlangsung selama tiga hari yakni dari tanggal 22 Juli hingga 24 Juli ini, para peserta akan dibimbing oleh beberapa pelatih senior dibidangnya. Sebelumnya, para peserta ini sudah melakukan jenjang pendidikan teori, melalui perkuliahan di kampusnya. (why)

Pos terkait