Arab Saudi mencatat kemenangan dramatis melawan Mesir dengan skor 2-1 pada laga pamungkas Grup A Piala Dunia 2018 di di Volgograd Arena, Senin (25/6). Gol kemenangan Arab Saudi tercipta pada masa injury time babak kedua.
Hasil ini memang tak lagi berpengaruh terhadap nasib kedua tim. Arab Saudi dan Mesir sudah dipastikan tak lolos ke babak 16 besar. Meski begitu, Arab Saudi dan Mesir tetap tampil optimal demi mengejar kemenangan pertama di Piala Dunia 2018.
Mesir, meski kalah penguasaan bola, tapi cukup merepotkan Arab Saudi. Malahan, para pemain bertahan Arab Saudi dibuat melakukan kesalahan fatal pada menit ke-22.
Sebuah kesalahan umpan pemain Arab Saudi membuat Mesir membuka peluang yang dituntaskan Salah dengan cara elok. Dikawal dua pemain lawan, Salah melambungkan bola ke dalam gawang melewati jangkauan kiper Arab Saudi, Yasser Al Mosailem.
Bagi Salah, ini menjadi golnya yang ke-50 dari 58 penampilan baik di level klub atau tim nasional, sejak dia bergabung dengan Liverpool pada tahun lalu. Di Piala Dunia 2018, ini menjadi gol keduanya dari dua tembakan yang dilepas ke gawang lawan. Gol pertama dilesakkan di laga sebelumnya melawan Rusia.
Selain Salah yang mengeksploitasi pertahanan Arab Saudi, rekannya di bawah mistar gawang, Essam El Hadary, pun tercatat di buku sejarah. Kiper berusia 45 tahun dan 161 hari itu menjadi pemain tertua yang tampil di pertandingan Piala Dunia.
El Hadary pun tak sekadar tampil hanya untuk mengukir rekor. Dia memberi kontribusi vital dengan menggagalkan eksekusi penalti pemain Arab Saudi. Hadiah penalti pertama diberikan wasit Wilmar Roldan asal Kolombia setelah bola sepakan Yasir Al Shahrani ditahan oleh Ahmed Fathi dengan tangan.
Di sini menunjukkan keperkasaan dengan menepis bola sepakan penalti Fahad Al-Muwallad pada menit ke-41. Akan tetapi, rintangan Elhadary belum berakhir. Pada inury time babak pertama, wasit kembali memberikan hadiah penalti kepada Arab Saudi akibat bek Mesir Ali Gabr dituding menjatuhkan Fahad Al-Muwallad.
Kali ini, tuah El Hadary tak lagi muncul. Eksekusi Salman Al-Faraj berhasil mengelabui sang pemain tertua. Arab Saudi akhirnya bisa menyamakan skor menjadi 1-1 yang bertahan sampai jeda pertandingan.
Pada babak kedua, Arab Saudi masih memegang kendali permainan. Beberapa kali tim besutan JUan Antonio Pizzi itu menebar ancaman ke gawang Mesir. Akan tetapi, El Hadary masih mampu menjaga gawangnya tak kebobolan lebih dari satu gol.
Akan tetapi, keberuntungan El Hadary menguap pada pengujung laga. Memanfaatkan umpan Abdullah Otayl, Salem Al-Dawsari menjadi penentu kemenangan Arab Saudi melalui golnya.
Dengan kemenangan ini, Arab Saudi menutup perjalanan Piala Dunia 2018 dengan berada di posisi ketiga klasemen Grup A mengoleksi 3 poin. Sementara, Mesir pulang dengan tangan hampa karena tanpa poin.
SUSUNAN PEMAIN
Arab Saudi (4-5-1): 21-Yasser Al Mosailem; 6-Mohammed Al Burayk, 3-Osama Hawsawi; 23-Motaz Hawsawi; 13-Yasir Al Shahrani; 9-Hattan Sultan Babhir (Mohanad Asiri 65); 7-Salman Al-Faraj, 14-Abdullah Otayf, 16-Hussain Al Mogahwi, 18-Salem Al-Dawsari; 19-Fahad Al-Muwallad (Yahya Al Shehri 79)
Pelatih: Juan Antonio Pizzi
Mesir (4-2-3-1): 1-Essam El Hadary; 7-Ahmed Fathi, 2-Ali Gabr, 6-Ahmed Hegazy, 13-Mohamed Abdel-Shafy; 17-Mohamed Elneny, 8-Tarek Hamed; 10-Mohamed Salah, 19-Abdalla El Said (Amr Warda 45), 21-Trezeguet (Mahmoud Kahraba 81); 9-Marwan Mohsen (Ramadan Sobhi 64)
Pelatih: Hector Cuper
Wasit: Wilmar Roldan (Kolombia)
Kartu Kuning: Ali Gabr 45+5′, Ahmed Fathi 86′ (Mesir)
Kartu Merah: –
(ira/JPC)



