Napoli vs Barcelona, Bakal Berjalan Ketat

  • Whatsapp

SAN PAOLO – Barcelona akan bertandang ke Italia untuk menghadapi salah satu tim yang sedang moncer. Ya, Napoli akan menjadi lawan dalam lanjutan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Stadion San Paolo pada Rabu (26/02) pukul 03.00 WIB.

Duel uji konsistensi dua tim yang sedang moncer ini diprediksi berlangsung ketat. Kedua kesebelasan tercatat sukses setelah melakukan pergantian pelatih.

Read More

Usai merekrut Gennaro Gattuso sebagai pelaith, Napoli memetik 5 kemenangan dan hanya sekali kalah dalam 6 laga terakhir di semua kompetisi. Hasil yang sama dicatatkan Barcelona arahan Quique Setien. Namun, ini merupakan pertemuan perdana antar kedua tim di ajang Liga Champions.

Mereka sempat 4 kali berduel di laga persahabatan. Napoli menang 1 kali dan 3 laga sisanya dimenangkan Blaugrana. Penyerang sekaligus kapten Barcelona, Lionel Messi mengaku tidak sabar merasakan suasana stadion San Paolo.

Messi berkesempatan menunjukkan kebolehannya di ‘rumah’ legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona. Maradona sendiri merupakan mantan pemain Barcelona dan legenda hidup bagi publik Naples.

“Saya ingin bermain di stadion itu sudah sejak dulu, tapi kami tidak pernah mendapatkan kesempatan. Akhirnya, momen tersebut datang dan saya sanga antusias. Pengalaman bermain di sana akan sangat berkesan,” kata Messi dikutip dari Football Italia.

Tetapi peraih 6 Ballon d’Or tersebut tetap menjaga konsentrasi terhadap laga. Menurutnya, Barcelona tidak boleh mengulangi kesalahan konyol saat melawan AS Roma dan Liverpool dalam dua edisi terakhir Liga Champions.

“Untuk lolos kami harus lebih stabil. Kami harus belajar hal baru. Kami harus lebih dapat diandalkan dan menghindari kesalahan konyol seperti saat melawan Roma dan Liverpool. Anda harus mengatur semuanya karena detil kecil sangat berperan di laga Liga Champions,” imbuh pemain berjuluk La Pulga.

Sementara itu, partai 16 besar antara Napoli versus Barcelona mempertemukan dua pelatih pengganti.

Bukan cuma kesamaan nasib dimana Ringhio, sapaan Gennaro Gattuso, dan Setien yang statusnya pengganti. Jika ditilik jam terbangnya di kancah Liga Champions, maka laga dini hari nanti adalah debut keduanya sebagai pelatih.

Ringhio di klub sebelumnya, AC Milan, dalam dua musim berturut membawa Milan tampil di kompetisi kedua Eropa, Liga Europa. Tepatnya musim 2017-2018 dan 2018-2019. Hasil terbaiknya 16 besar pada musim 2017-2018.

Sedangkan Setien bersama Real Betis juga berkompetisi di Liga Europa musim 2018-2019. Dan itu menjadi satu-satunya pengalaman pelatih 61 tahun itu di level kompetisi Eropa.

“Bersama Setien, saya melihat Barca yang lahir kembali dimana mereka memainkan sepak bola terbuka terbuka dan trengginas. Saya suka cara Setien memandang dan mengaplikasikan filosofi sepak bola kepada timnya,” kata Ringhio.

Ringhio pun menggaris bawahi kalau yang dilawannya ini adalah Barca secara keseluruhan. Bukan hanya sebuah tim yang mengandalkan nama Lionel Messi untuk menang.

“Messi adalah pemain besar dalam sedekade dan dia melakukan hal-hal yang biasanya saya lihat di PlayStation.

Saya akan bangga jika Napoli bermain tidak dengan perasaan inferior lawan barca,” tutur Ringhio.

Di sisi lain, Setien seperti dikutip Marca mengatakan kemenangan 5-0 lawan Eibar (22/2) membuat timnya optimis lawan Napoli. Bukan sekedar produktivitas gol, melainkan kerapian lini belakang yang membuat clean sheet membuat Setien senang. (dra)

Related posts

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *