“Kita sebenarnya punya dua peluang melalui Alfeandra Dewangga dan Irfan Jaya yang sudah berhadapan dengan kiper. Tetapi, tendangan mereka gagal membuahkan gol,” lanjut Mochamad Iriawan.
Dengan kekalahan 0-4, Indonesia harus mencetak lima gol di leg kedua 1 Januari 2022 mendatang. Itu jelas bukan pekerjaan mudah. Tapi Iriawan meminta semua pemain tidak patah semangat dan terus berjuang hingga titik darah penghabisan.
“Laga pertama sudah selesai. Mari kita fokus untuk pertandingan kedua. Bola itu bundar dan semua masih bisa terjadi. Kita tetap harus berikan semangat dan doa yang terbaik bagi timnas kita,” tegas Iriawan.






