Lazio berusaha untuk keluar dari tekanan dan sempat memiliki peluang melalui tendangan Mattia Zaccagni yang masih dapat diamankan Justin Bijlow.
Setelah Zaccagni, giliran Valentin Castellanos yang menciptakan peluang untuk Lazio, akan tetapi tendangannya masih menyamping dari gawang Feyenoord.
Terlalu sibuk menyerang, Lazio malah harus kembali kebobolan lewat gol kedua Gimenez menit 74 setelah memanfaatkan umpan Quentin Timber sehingga skor berubah menjadi 3-0.
Lazio memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalannya setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah Valentin Castellanos dilanggar di kotak terlarang oleh Marcos Lopez.
Pedro Rodriguez yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik dan membuat skor berubah menjadi 1-3 pada menit 83.
Pada sisa waktu babak kedua Lazio terus melakukan tekanan untuk memangkas ketertinggalan, akan tetapi hingga laga usai skor 3-1 untuk kemenangan Feyenoord tetap bertahan.(*)






