Dikatakan Ismail, sebanyak sepuluh venue tersebut direhabilitasi berskala kecil melalui pendanaan dari Kementerian PUPR.
“Hanya Stadion GBK saja yang cukup besar menelan dana rehabilitasi, sisanya hanya sentuhan sedikit saja untuk menyesuaikan item yang belum ada.
Sebab, sepuluh stadion itu rata-rata masih baru,” katanya.
Sentuhan yang dimaksud di antaranya penggantian rumput baru jenis `zoysia martella` di Stadion Patriot Chandrabaga, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Padjajdaran dan Stadion Jalak Harupat.
Selain itu, pihaknya juga sedang mengintensifkan pengerjaan konstruksi yang kini membutuhkan banyak tenaga manusia.
“Sisanya pengadaan material dan peralatan yang sudah dipesan dan kini sedang dalam perjalanan, misalnya tiang gawang, tiang sudut, tempat duduk pemain. Setelah didrop, tinggal pemasangan saja,” katanya.



