“Kita memang semua teman-teman partai semua menyesal atas tindakan itu, cuma kan permohonan maaf sudah bagian dari rasa bersalah Arteria,” ujarnya.
Seperti diketahui, kontroversi ini dipicu ucapan Arteria Dahlan yang meminta kajati diganti karena berbahasa Sunda saat rapat dalam forum Komisi III DPR dan Kejaksaan Agung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1) lalu.
Arteria Dahlan diketahui sudah meminta maaf atas pernyataannya yang memunculkan kontroversi. Meski begitu, dorongan sanksi berat hingga pemecatan mencuat. (ral/int/pojoksatu)






