Terungkap, Isu Bromat yang Dihembuskan Asing untuk Matikan Produk AMDK Dalam Negeri

YLKI melihat, maraknya pemalsuan atau pengoplosan air
YLKI melihat, maraknya pemalsuan atau pengoplosan air minum dalam kemasan (AMDK) dilatarbelakangi dengan adanya praktek jual beli label kemasan-ilustrasi-

“Kalau ada unsur kesengajaan, tentu sanksinya bisa lebih dari teguran, semisal ditutup dan sebagainya, karena artinya produsen itu tidak siap dan tidak tanggap untuk mengantisipasi perlindungan konsumen sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sejauh ini, BPOM secara tegas menyatakan bahwa semua produk AMDK di Indonesia selalu dipantau, dan BPOM menegaskan tidak ada merek yang melampaui ambang batas berbahaya.

“BPOM RI secara rutin melakukan pengawasan terhadap AMDK yang beredar di Indonesia. Hasil pengawasan menunjukkan bahwa AMDK yang beredar saat ini masih memenuhi persyaratan keamanan dan mutu,” tegas Kepala Biro Kerja Sama dan Humas BPOM RI, Noorman Effendi.

Noorman menegaskan, apabila ada produk tertentu ditemukan tidak sesuai dan berisiko mengganggu kesehatan konsumen, maka pihaknya akan menjatuhkan sanksi.

“Sanksi tersebut dapat berupa penarikan produk dari peredaran, hingga pencabutan izin edar,” kata Noorman Effendi.

Noorman juga memastikan bocoran data dalam video Hoaks yang diunggah si pembuat konten untuk mengganggu kepercayaan konsumen terhadap produk Le Minerale, bukanlah dari pihak BPOM RI. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *