Leonard berpendapat, kritik dan protes yang dilancarkan oposisi dengan memanfaatkan sentimen di tengah masyarakat dan demonstrasi, tampak tak berhasil menggoyahkan posisi pemerintah. Terbukti berbagai peraturan perundang-undangan yang dinilai kontroversial dengan mudah diloloskan oleh parlemen, seperti UU Cipta Kerja.
Indometer juga melihat kondisi parpol papan bawah dan parpol baru. Yakni dengan kehadiran Partai Ummat (1,7 persen) dan Gelora (1,0 persen).
Sementara PAN mendapat 1,5 persen; Perindo (0,9 persen), Hanura (0,7 persen); PBB (0,5 persen); Berkarya (0,3 persen); PKPI (0,2 persen); dan Masyumi Reborn (0,1 persen).






