Ridwan Kamil : Eril Kamu Pahlawan, Selamatkan Ibumu dan Berikan Pelampung ke Adikmu

: Ridwan Kamil bersama anak dan istrinya
PERPISAHAN : Ridwan Kamil bersama anak dan istrinya pada saat memberikan salam perpisahan sebelum pulang ke Indonesia, (foto : Kemenlu Bern Swiss)

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) menyebut anak sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) berpulang telah sesuai jadwal. Persiapan Eril menuju berpulang ternyata sudah lama dilakukan dengan luasan amal kebaikannya.

“Ia berpulang kepada pemilik sesungguhnya sesuai jadwalnya. Jadwal yang sudah tertulis di kitab takdir Allah yaitu di Lauhul Mahfudz,” kata Ridwan Kamil dalam tulisan amal kebaikan Eril yang diunggah di akun resmi media sosial Istagramnya, Minggu 5 Juni 2022.

Bacaan Lainnya

Eril yang lahir di New York 26 Juni 1999 itu, dikatakan Ridwan Kamil, sudah mempersiapkan jadwalnya itu dengan amal-amal kebaikan. Di mana, Eril berbekal perjalanan adalah ‘anfauhum linnas’ yaitu pahala amal-amal kebaikannya.

“Ananda Emmeril Kahn Mumtadz mungkin umur biologisnya hanya 23 tahun. Namun dengan luasnya amal kebaikannya Insyaallah ia pergi dalam panjang umur,” tulis Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Eril diketahui gemar membelikan baju lebaran kepada anak-anak yatim. Dia juga dikenal dekat dengan satpam. “Membelikan baju lebaran kepada anak-anak yatim, ngasih THR dengan uang sendiri kepada satpam,” tulis Kang Emil.

Meski orangtuanya mampu, tidak lantas setiap kemauan Eril dipenuhi. Alhasil, semasa hidup almarhum sudah bekerja secara mandiri. “Tidak semua maumu kami berikan, walau kami mampu. Sehingga kamu harus kerja sambilan sambil kuliah Ril,” tulis Kang Emil.

“Hujan-hujan memimpin anak muda membagikan sedekah kepada panti asuhan dan dhuafa-dhuafa tua,” lanjut dia.

Di luar sifat pemurahnya, Eril juga diketahui senantiasa melindungi orang-orang di sekitarnya. Bahkan, sifat itu diperlihatkannya menjelang detik-detik peristiwa itu terjadi.

“Selalu melindungi sesama manusia di sekelilingmu. Bahkan di saat kejadian itu, kamu selamatkan ibumu dengan melarangnya masuk ke sungai dan kamu relakan pelampungmu itu untuk adikmu,” kenang Kang Emil.

“Kamu sejatinya adalah pahlawan,” lanjut dia.

Luasan kebaikan Eril itu telah mendapat tempat di hati semua kalangan. “Dear Eril, ayahmu ini baru tahu, bukan hanya ratusan atau ribuan tapi jutaan yang mendoakanmu Ril. Dari anak-anak yatim di desa-desa, tukang ojek dan becak di belokan di jalan kota sampai ulama-ulama di Palestina,” tulisnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan