Lalu media tersebut menyebutkan bahwa pada 2015 lalu Akmal mengeluarkan 18 butir dari Anusnya, sementara yang terbaru 2 butir.
Media Singapura, Asian Correspondent, dengan “Indonesian boy claims he laid 20 eggs over two years” juga turut mengangkat isu tersebut.
Media Amerika IBTimes juga turut mengangkat isu remaja bertelur tersebut. Melalui tulisan yang diberikan judul “14-year-old Indonesian boy laid 20 ‘chicken eggs’ since 2015 but doctors can’t explain why”.
Sementara itu, Akmal kini tengah menjalani rontgen di RSUD Syech Yusuf, Kabupaten Gowa.
Seperti yang diketahui, Akmal yang dulunya dikenal dengan sebutan bocah bertelur itu, awalnya dilarikan ke puskesmas yang berada di dekat rumahnya karena menderita sakit perut dan hendak mengeluarkan telur melalui anusnya.
“Tapi pihak puskesmas tidak sanggup menangani kelainan yang dialami anak saya (Akmal) sehingga dirujuk ke RSUD Syech Yusuf Gowa,” terang Ruslim. ayah Akmal.
Ia mengaku saat di puskesmas, telur yang berada dalam perut anaknya nyaris keluar. Hanya saja, perawat yang ada di puskesmas tak mampu menangani.
“Sebenarnya waktu di puskesmas sudah mau keluar telur dari lubang pantatnya, tapi pihak Puskesmas tak mampu dan juga tak ada dokter sehingga dirujuk ke sini (RSUD Syech Yusuf,red),” jelas Ruslim.
Dari hasil pemeriksaan rontgen, ditemukan ada dua butir telur di dalam perutnya. Kabar terbaru pada 22 Februari, Akmal dilaporkan bertelur lagi saat buang air besar. Namun sebutir telur itu tak bisa diselamatkan karena terlanjur masuk ke dalam kloset.
(ysp/pojoksatu



