Di sisi lain, Ibrahim mengaku polisi sudah berkonsultasi dengan sejumlah ulama di Jabar. Polisi juga dipastikan sudah memperoleh dukungan dan sepakat dengan para ulama bahwa Pancasila merupakan falsafah negara yang tak dapat digantikan.
“Kita juga melakukan konsultasi dan kompromi kepada para ulama untuk meminta pendapatnya, pada prinsipnya memang para ulama Alhamdulillah ini kan mendukung dan kita memang semua satu suara, bahwa negara kita ini adalah negara Pancasila,” tandas dia.
Sebelumnya, aktivitas Khilafatul Muslimin terlacak di wilayah Jabar tepatnya Karawang dan Cimahi. Di dua wilayah itu, mereka terpantau melakukan konvoi dan menyebarkan pamflet. Sejumlah orang dalam kelompok itu pun akhirnya diperiksa oleh polisi. (rif/pojoksatu)






