SUKABUMI — Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan ada empat komoditas yang menjadi pemicu naiknya angka inflasi di Kabupaten Sukabumi.
“Komoditas yang menjadi pemicu naiknya inflasi yakni bawang merah, cabai rawit, cabai merah dan ayam ras atau negeri. Komoditas tersebut menjadi patokan kenaikan inflasi dari hasil evaluasi yang kami lakukan,” katanya di Sukabumi, Senin.
Menurut Ade, angka inflasi di Kabupaten Sukabumi merupakan yang tertinggi di Jawa Barat yakni di angka 2,59 persen atau jauh di atas angka nasional yang berada di 1,57 persen dan Provinsi Jabar yakni 1,64 persen.
Tingginya angka inflasi ini menjadi perhatian Pemkab Sukabumi dan pada Senin, pihaknya melaksanakan rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri membahas pengendalian angka inflasi.
Selain melalui rakor dengan instansi terkait, pihaknya juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar semi-moderen yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui setiap pergerakan harga.
“Kami pun sudah mengagendakan untuk menggelar operasi pasar murah di sejumlah lokasi di Kabupaten Sukabumi baik di wilayah utara maupun selatan yang tujuannya untuk menekan naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.






