Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani ini mengatakan, kunci akhir gejolak di Ukraina adalah negosiasi. Walaupun, kuat kemungkinan Rusia ingin Zelensky turun tahta.
Pasalnya, operasi militer Rusia dilakukan setelah Zelensky memberikan pernyataan pro Barat dan menyampaikan keinginan bergabung dengan NATO.
“Serangan Rusia juga dapat dihentikan oleh Presiden Putin melalui negosiasi yang saat ini sedang diupayakan. Besar kemungkinan tuntutan dari Rusia dalam negosiasi tersebut adalah mundurnya Presiden Zelensky dan digantikan dengan figur yang dapat terima oleh Rusia,” pungkasnya.






