Maka dari itu, Din Syamsudin berharap kepada warga Persyarikatan melembagakan kejujuran dalam diri dan perbuatan lahir batin di manapun berada, sebagai pengejewantahan dari hadis yang berbunyi setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang bagaimana kepemimpinannya.
“Jadi pemimpin yang suka berbohong, suka berdusta, tiap waktu penuh dengan kebohongan, tidak menyatu antara ucapan dan laku, word in deed does not match, tidak matching dengan laku, dengan perbuatan itu adalah kebohongan,” demikian Din Syamsudin.






