Perwira menengah dengan tiga kembang di pundak itu menambahkan, sebelumnya OPM beraksi di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan. Mereka menyerang seorang operator alat berat berinisial AH. Pria berusia 34 tahun itu ditikam oleh OPM pada bagian punggung. Akibatnya, korban terluka dan harus dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
”OPM penjahat kemanusiaan ini memang tidak ingin Papua terus membangun dan maju, karena menyerang para pekerja. Saat ini Aparat keamanan terus melakukan pengejaran terhadap OPM pelaku penembakan dan penikaman,” kata Candra menegaskan. (*)






