NASIONAL

Napas Lega di Loket Bogor: Sertipikat Terbit dalam 10 Menit

×

Napas Lega di Loket Bogor: Sertipikat Terbit dalam 10 Menit

Sebarkan artikel ini

BOGOR – Ibadah puasa rupanya tak menyurutkan langkah masyarakat untuk menjemput kepastian hukum atas tanah mereka. Di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I, geliat Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) tetap berdenyut normal meski memasuki bulan suci Ramadan.

Setiap Sabtu dan Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, loket pelayanan tetap terbuka lebar. Langkah ini menjadi oase bagi para pekerja yang tak memiliki waktu luang di hari kerja untuk mengurus administrasi pertanahan secara mandiri.

Bank bjb Tandamata

Dikutip Radar Sukabumi pada halaman resmi website Kementerian ATR/BPN, Manager on Duty Kantah Kabupaten Bogor I, Nur Fitriayu, mengungkapkan bahwa secara operasional tidak ada yang berubah selama Ramadan. Konsistensi pelayanan tetap dijaga, meskipun terdapat fluktuasi jumlah pemohon.

“Tidak ada perbedaan, waktu operasional tetap sama. Jika sebelum Ramadan pemohon bisa mencapai 80 orang, hari ini tercatat sekitar 30-an pemohon yang hadir,” jelas Nur Fitriayu, Sabtu (21/02/2026).

Fokus utama layanan tetap pada tujuh kategori prioritas, mulai dari pengecekan sertipikat, Hak Tanggungan Elektronik, hingga peralihan hak. Menurut Nur, aktivitas paling dominan saat ini adalah pengajuan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) dan pengambilan produk sertipikat yang telah rampung.

Kecepatan layanan ini dirasakan langsung oleh Dodi (51). Warga yang datang bersama istrinya ini mengaku terkesan dengan sistem yang kian ringkas. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk mengambil sertipikat peningkatan hak dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (SHM).

“Saya baru masuk sudah langsung diarahkan petugas ke loket pengambilan. Tidak sampai 10 menit sudah selesai,” ujar Dodi dengan nada puas.

Bagi Dodi, mengurus tanah secara mandiri bukan lagi momok yang menakutkan atau berbiaya mahal. Ia membuktikan sendiri bahwa transparansi biaya kini menjadi jaminan di kantor pertanahan. “Total biayanya hanya Rp50.000 dari awal sampai akhir karena saya urus sendiri,” tambahnya.

Kantah Kabupaten Bogor I hanyalah satu dari 107 Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia yang tetap menyiagakan layanan PELATARAN selama Ramadan. Program ini mempertegas komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif.

Bagi masyarakat seperti Dodi, keberadaan layanan akhir pekan di bulan puasa bukan sekadar kemudahan administratif, melainkan bentuk penghormatan negara terhadap waktu dan produktivitas warga negaranya, pungkasnya. (Den)