Menko Airlangga : Kemitraan Agribisnis Closed Loop Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Mohammad Rudy Salahuddin mengunjungi Kebun Edukasi Eptilu di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/11).

JAKARTA —  Untuk memastikan Program Kemitraan Closed Loop telah berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi petani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Mohammad Rudy Salahuddin mengunjungi Kebun Edukasi Eptilu di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/11).

Lokasi tersebut merupakan lokasi pilot project pertama dalam pengembangan Program Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Pada kesempatan tersebut, dilakukan panen cabai rawit, kunjungan ke booth pameran produk petani Closed Loop yang menampilkan produk segar maupun produk olahan, dan diskusi dengan Kelompok Tani Eptilu.

Bacaan Lainnya

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Yuli Sri Wilanti melaporkan bahwa sebanyak 22 petani sudah tergabung dalam program kemitraan ini dengan total luas lahan 13 hektare. Setelah menjalani kemitraan selama kurang lebih satu tahun, pendapatan petani meningkat rata-rata sebesar 10% hingga 15%.

Selanjutnya, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berterima kasih kepada Pemerintah Pusat yang menjadikan Kabupaten Garut sebagai lokasi pilot project pertama pengembangan Program Kemitraan Closed Loop. Sektor pertanian merupakan sektor unggulan dan memberikan kontribusi terbesar dalam PDRB Kabupaten Garut dan diharapkan dapat semakin mendorong perekonomian daerah dan menciptakan petani-petani milenial.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *